
Ilustrasi: Upaya pencegahan virus korona menyebar, petugas melakukan pengecekan kesehatan. (Mark Schiefelbein/AP)
JawaPos.com - Sampai saat ini sudah lebih dari 20 negara melaporkan terinfeksi virus Korona. Indonesia adalah salah satu negara yang belum terpapar virus tersebut dengan jumlah kasus nol.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono menjelaskan mengapa Indonesia bisa berhasil mengantisipasi sampai sejauh ini. Secara ilmiah, kata dia, tentunya harus diteliti lebih lanjut karena kekebalan tubuh tiap orang dan tiap etnis di Indonesia berbeda-beda.
"Berkaitan dengan alasan scientific tentu kita harus melihat dari karakteristik virus itu sendiri. Virusnya kan sudah diketahui, yang menyangkut virus itu tahan pada suhu berapa dan lainnya. Apakah karena faktor-faktor ini sampai saat ini (penderita virus Korona, Red) belum ditemukan. Meski ada alasan-alasan teknis yang barangkali perlu penyempurnaan" jelasnya.
Alasan lainnya, lanjutnya, bisa juga barangkali karena negara tropis. Masyarakatnya hidup banyak di luar ruangan. Belum lagi soal kelembaban udaranya. "Apakah ini ada pengaruhnya? Masih dalam penelitian," ungkapnya.
Menyoal kemungkinan ada pasien virus Korona yang tak melapor, Anung menjawab hal itu tak mungkin terjadi. Sebab tak ada kasus pneumonia atau sesak napas berat dalam jumlah banyak di masyarakat.
"Dalam kejadian kasus virus Korona ini kami enggak dapat data signifikan adamya peningkatan kejadian kasus pneumonia di Indonesia," tuturnya.
Meski begitu hal itu terus menjadi evaluasi sambil tetap melakukan pencegahan. Intinya, kata dia, tak ada peningkatan kasus pneumonia di sejumlah daerah.
"Bukti atau alasan scientific kami belum bisa sampaikan. Ada bukti sampai saat ini kejadian pneumonia tak meningkat. Yang diarep-arep ini kan golnya. Maunya ada kasus kan? Tapi mungkin benar kata pPak Menteri Kesehatan (Terawan Agus Putranto, Red), bahwa ini yang terbaik. Doanya orang Indonesia itu doanya makbul (manjur, Red)," ujarnya tertawa.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
