
Petugas evakuasi korban kecelakaan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dengan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). (Raiza Septianto/Radar Bekasi)
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan duka cita atas meninggalnya seorang staf Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang menjadi korban dalam kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi, Senin (27/4) lalu.
Korban diketahui bernama Faridah Utami yang menjabat sebagai JF Pekerja Sosial Ahli Pertama. Namanya sudah teridentifikasi sebagai salah satu dari 15 nama yang diungkap RS Polri Kramat Jati.
“Atas nama keluarga besar Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya salah satu staf IGD RSCM Jakarta dalam musibah kecelakaan kereta di Bekasi,” ujar Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya dalam keterangannya di Instagram, Rabu (29/4).
Ia menuturkan, almarhumah dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendampingi pasien dan keluarga di lingkungan IGD.
“Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa, serta diterima amal ibadahnya. Kami juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” lanjutnya.
Kemenkes menilai, dedikasi Faridah Utami selama bertugas menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan dan akan selalu dikenang sebagai inspirasi bagi rekan sejawat.
Seperti diketahui, kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line terjadi di wilayah Bekasi pada Senin pagi. Peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa serta luka-luka, dan hingga kini masih dalam penanganan pihak terkait.
Baca Juga:Menko Pangan Zulhas Sebut Keberhasilan Program MBG Butuh Kerja Sama Strategis dari APPMBGI
Sebelumnya, Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4) mencapai 15 orang. Para korban merupakan penumpang KRL tujuan Cikarang yang ditumbur oleh Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek rute Jakarta-Surabaya.
Berdasar data dari otoritas terkait, jenazah 15 korban tersebut dievakuasi ke 4 rumah sakit berbeda. Sebanyak 10 jenazah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati di Jakarta Timur. Kemudian 5 jenazah lainnya dibawa ke Yakni RSUD Kota Bekasi, Rumah Sakit Bella Bekasi, dan Rumah Sakit Bekasi Timur.
Adapun hasil identifikasi 15 korban meninggal dunia itu sudah diumumkan oleh pihak rumah sakit. Seluruh korban sudah dipastikan berjenis kelamin perempuan. Mereka meninggal dunia setelah gerbong KRL khusus perempuan ditabrak hingga rusak parah. Berikut daftar lengkap 15 korban tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022