
Pengunjung melintas didepan pengumuman penutupan sementara kawasan TMII di Jakarta, Minggu (16/5/2021). Pemprov DKI Jakarta memutuskan menutup sementara tempat wisata TMII, Ragunan dan Ancol hingga 17 Mei mendatang guna melakukan penguatan protokol keseha
JawaPos.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tak abai protokol kesehatan, walau angka penderita Covid-19 sudah menurun dan jumlah vaksinasi di Indonesia sudah lumayan.
Megawati mengatakan, bahwa dirinya mendapat informasi mengenai adanya laporan dari Satgas Covid-19. Bahwa sudah puluhan juta rakyat Indonesia divaksinasi, namun banyak juga yang abai dengan protokol kesehatan.
Menurut Megawati, semuanya mestinya memahami bahwa vaksinasi bukanlah obat. Fungsinya hanyalah untuk meningkatkan imunitas tubuh melawan paparan virus covid-19. Karenanya, protokol kesehatan tetap harus dijalankan demi menghindari paparan virus itu.
"Harus ingat, kita harus pakai masker, kita harus cuci tangan, kita harus membuat jarak. Itu sebenarnya menurut saya sesuatu yang sederhana saja. Tidak disuruh macam-macam, tapi kita masih lalai," ujar Megawati belum lama ini.
"Jadi saya minta juga seluruh Tiga Pilar partai (struktural, legislatif dan eksekutif-Red) untuk terus menerus, kita mengonsolidasikan disiplin protokol kesehatan ini, termasuk kepada rakyat banyak," tambah Megawati.
Megawati juga mengingatkan bahwa, meski dalam keadaan pandemi, pengurus pusat partai terus memantau kegiatan kader di seluruh wilayah di Indonesia. Sehingga jika ada yang abai terhadap instruksi partai ini, akan diberi sanksi.
"Jangan dipikir DPP Partai, terutama saya tidak memantau kerja dari Tiga Pilar. Sangat mudah sekali saya melakukan pengawasan, sangat bisa memberikan langsung teguran, teguran, teguran," ujarnya.
Megawati mengingatkan ada tiga jenis sanksi sesuai AD/ART PDIP, jika kader tak taat menjalankan instruksi. Berupa teguran, diberi peringatan, hingga dinonaktifkan. Namun dia memastikan sanksi keras hanya akan diberikan jika tindakan seseorang itu sudah berlebihan.
"Kalau sudah diberi peringatan tetap saja masih nggak mau menjalankan disiplin partai, akhirnya dinonaktifkan dari penugasannya," ungkapnya.
Tidak lupa Megawati mengingatkan kepada masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilita.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
