
Photo
JawaPos.com - Pemerintah telah memberikan diskresi kepada daerah PPKM level 2, untuk dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen. Hal ini dilakukan setelah adanya peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Air, termasuk untuk sektor pendidikan.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan Retno Listyarti pun meminta agar kebijakan ini dilaksanakan dengan baik. Keterbukaan setiap sekolah untuk umumkan kasus positif secara transparan pun perlu dilakukan.
"Sehingga para orangtua dapat menjaga anaknya untuk tidak kemana-mana dahulu sebelum 3T, jika terjadi kontak erat dengan siswa/guru yang positif tersebut, hal ini untuk mencegah penularan yang meluas," jelas dia, Jumat (4/2).
Setelah sekolah sudah terbuka dan melaporkan atas kasus Covid-19 yang terjadi, diharapkan juga kepada pemerintah daerah untuk tidak menutup-nutupi satuan pendidikan mana yang terpapar dan ditutup sementara.
"KPAI juga mendorong pemerintah untuk mengumumkan secara terbuka sekolah-sekolah yang ditemukan kasus positif covid setiap minggunya, sehingga para orang tua mendapatkan gambaran jelas untuk memutuskan anak-anaknya diijinkan PTM atau tidak," ucapnya.
"Sekolah yang ada kasus warga sekolahnya yang positif, seharusnya tidak sekedar ditutup sementara, akan tetapi pemerintah daerah wajib melakukan 3T di sekolah yang bersangkutan," kata Retno.
Selain itu, kebijakan sekarang juga membuka opsi izin orangtua untuk PTM. Pasalnya, sebelumnya untuk PTM di PPKM level 2, orang tua wajib untuk mengizinkan anak sekolah tatap muka.
"Opsi ini sedikit banyak memberikan kelegaan kepada para orangtua yang khawatir anaknya tertular Covid-19 sehingga tidak ijinkan anaknya PTM, sehingga dengan demikian sekolah jadi wajib melayani PJJ," tutupnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
