
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Endra Zulpan. Fianda Sjofjan Rassat/Antara
JawaPos.com - Konvoi Khilafatul Muslimin di Cawang, Jakarta Timur, beberapa hari lalu ternyata tujuannya membangkitkan gairah masyarakat dalam menebar kebencian terhadap pemerintah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menegaskan, dari hasil penyelidikan konvoi rombongan pemotor yang digelar kelompok Khilafatul Muslimin di Cawang, Jakarta Timur beberapa hari lalu ternyata tujuannya tak lain untuk membangkitkan gairah masyarakat dalam menebar kebencian terhadap pemerintah.
“(Konvoi Khilafah Muslimin) untuk mengajak masyarakat dalan membangkitakan kebencian terhadap pemerintah yang sah,” kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jumat (3/6).
Kegiatan kelompok Khilafatul Muslimin ini, kata Zulpan, jelas merupakan tindakan pelanggaran hukum dan juga bertentangan dengan Undang-undang.
“Ini juga merupakan pelanggaran hukum yang bisa dipidana,” tegasnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).
Tak hanya itu, dari data dan jejak digital gerakan kelompok Khilafah Muslimin ini, mereka juga berencana akan mengubah ideologi pancasila dengan ideologi khilafah.
“(Kelompok ini) berupaya mencoba mengubah ideologi bangsa dari pancasila menjadi ideologi tertentu. Ini adalah pelanggaran berat,” tegasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
