
MASIH PANAS: Material erupsi Gunung Semeru yang memenuhi jalur lintasan berpotensi mengarah ke kawasan permukiman. Terutama di Curah Kobokan. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com – Suara menggelegar dari arah Gunung Semeru memecah keheningan malam di Curah Kobokan, Lumajang. Tak lama kemudian, terdengar teriakan yang meminta semua orang menyingkir. Hasan, penambang pasir di Curah Kobokan, terkejut bukan main.
Bersama teman-temannya, dia bergegas menyelamatkan diri.
"Tidak ada korban. Semua selamat," ujar Hasan kepada Jawa Pos Radar Jember kemarin. Namun, Hasan tak sempat menyelamatkan alat-alat berat di lokasi penambangan. Akibatnya, satu unit backhoe dan dua truk terkubur lahar serta material vulkanis. Menurut Hasan, di daerah lain ada puluhan truk dan alat berat yang juga tertimbun.
Erupsi Gunung Semeru memang makin mengkhawatirkan. Guguran material vulkanis terus bertambah. Warga yang tinggal di sekitar gunung mulai mengungsi. Dalam sehari kemarin, banjir lahar panas menerjang kawasan Curah Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, sampai dua kali. Lahar panas pertama datang sekitar pukul 02.00 dan kedua pukul 05.15.
Banjir lahar panas susulan yang menerjang memang tidak begitu besar. Namun, hal tersebut justru pertanda bahaya. Karena itu, kewaspadaan di sekitar gunung harus ditingkatkan. Petugas Pos Pantau Gunung Semeru Mukdas Sofyan menyatakan, tingkat kerawanan akan bertambah ketika terjadi letusan susulan. Namun, hingga tadi malam, letusan kedua belum terjadi. Banjir susulan lahar panas di Curah Kobokan adalah sisa dari letusan pertama.
Photo
BERBAHAYA: Warga Desa Oro-oro Ombo, Lumajang, menonton lahar panas di bantaran sungai kemarin (1/12). (RIDHO ABDULLAH AKBAR/JAWA POS RADAR SEMERU)
Aliran lahar diketahui memiliki panjang lebih dari 11 kilometer. Akibatnya, ratusan warga yang tinggal di enam desa dari dua kecamatan dievakuasi. Enam desa itu terdapat di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro. Masing-masing Desa Supiturang, Oro-Oro Ombo, Kejar Kuning, Sumber Urip, Sumber Wuluh, dan Sumber Mujur.
Photo
SEMBURAN VULKANIS: Lahar panas mengalir turun dari kawah Semeru. (SUGIRI/JAWA POS RADAR SEMERU)
Data sementara BPBD setempat mencatat jumlah warga yang mengungsi 500 jiwa yang tersebar di beberapa titik. Antara lain, di Pos Gunung Sawur, SD Supiturang, dan masjid setempat. ”Tidak ada laporan korban jiwa akibat aktivitas vulkanik Gunung Semeru,” katanya.
Baca juga: Gunung Semeru Muntahkan Lava 1.000 Meter
BPBD Kabupaten Lumajang telah meminta masyarakat yang tinggal di sekitar gunung untuk keluar dari rumah. Sebab, banjir lahar panas dapat menerjang permukiman jika turun hujan. Di samping itu, banyak warga yang melakukan aktivitas penambangan di daerah aliran sungai (DAS) Rejali, Besuk Semut, dan Besuk Sat. BPBD telah menurunkan tim untuk memonitor kondisi lapangan serta membuka pos pengungsian untuk menampung warga.
Kasubbid Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat PVMBG Nia Haerani menyebut, saat ini beberapa gunung api memang mengalami peningkatan aktivitas. Misalnya, Gunung Merapi, Semeru, dan Gunung Ile Lewotolok di NTT.
Namun, dia menegaskan bahwa tidak ada korelasi antara aktifnya gunung satu dan yang lain. Gunung api aktif berarti masing-masing gunung berpotensi untuk erupsi. ”Tiap gunung berbeda sistem magmatik vulkaniknya. Kapan suatu gunung api meletus itu tergantung kondisi dapur magmanya, apakah siap atau tidak,” katanya.
Nia menambahkan, banyak faktor yang mendasari peningkatan aktivitas sebuah gunung api. ”Ada faktor termodinamika, khususnya kenaikan tekanan akibat proses fisika-kimia magma di dalam tubuh gunung api,” jelasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
