Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Juni 2023 | 02.51 WIB

Megawati Instruksikan Kepala Daerah dari PDIP Selesaikan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting

PENENTU: Megawati Soekarnoputri berpidato di HUT Ke-50 PDIP beberapa bulan lalu. Sikap PDIP di Pilpres 2024 disebut menjadi kunci bagi parpol lain.

JawaPos.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan, kepala daerah yang berasal dari PDIP harus berhasil mengatasi kemiskinan. Ia menekankan, kemiskinan ekstrem bisa diatasi karena sudah terbukti di beberapa daerah seperti Solo, Banyuwangi, Surabaya, Semarang dan Tidore.
 
“Melalui testimoni para kepala daerah PDI Perjuangan yang telah berhasil mengatasi kemiskinan ekstrem seperti contoh-contoh di Solo, Surabaya, Banyuwangi, Semarang, Tidore Kepulauan dan masih banyak yang lain, semakin mendorong rasa percaya diri kita bahwa kemiskinan ekstrem itu sebenarnya bisa diatasi,” kata Megawati dalam penutupan Rakernas III PDIP dengan tema ‘Fakir Miskin dan Anak-Anak Telantar Dipelihara oleh Negara’ di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (8/6).
 
 
Dia pun menginstruksikan, agar setiap kepala daerah dari PDIP wajib mengembangkan pusat data orang miskin. Hal ini sebagai acuan untuk menyelesaikan permasalahan ekstrem.
 
“Instruksi saya agar setiap kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk mengembangkan pusat data orang miskin bersifat wajib. Dengan data orang miskin yang akurat yang harus dengan nama, dengan alamat,” ucap Megawati.
 
 
Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini meminta, program pengentasan kemiskinan dilakukan secara terpadu dengan melihat aspek-aspek sosial, perikehidupannya, dan bagaimana tumbuh daya juangnya.
 
 
“Saya berbicara dengan bapak presiden mengatakan saya setuju sekali kalau segera melaksanakan demografi itu untuk diinformasikan secara luas terutama antara lain dalam rangka menyelesaikan fakir miskin dan anak-anak telantar dipelihara oleh negara, memang dengan program stunting itu sebenarnya seluruh masyarakat Indonesia itu harus ikut serta di dalam pembebasan stunting menjadi 0 persen,” ujar Megawati.
 
 
Dia pun mengingatkan pentingnya penanganan stunting untuk segera dilakukan, karena sampai saat ini belum ada obatnya. 
 
“Sampai hari ini supaya saudara-saudara wartawan ketahui, stunting belum ada obatnya,” pungkas Megawati.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore