Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Juni 2023 | 21.28 WIB

PPATK Endus Transaksi Janggal Terkait Perdagangan Orang Capai Rp 442 Miliar

 
 
 

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam Konfrensi Pers Refleksi Akhir Tahun, Selasa (21/12/2021). PPATK telah menerima 7.129 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) pada periode Januari hingga November 2021. PPATK juga menerima 228.070 Laporan Trans

 
JawaPos.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan transaksi berkaitan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) selama 2023 yang mencapai Rp 442 miliar. Laporan transaksi keuangan itu sudah diserahkan ke Polri dalam bentuk empat hasil analisis.
 
"Pada tahun 2023 PPATK telah menyampaikan empat hasil analisis terkait TPPO dengan nilai transaksi kurang lebih Rp 442 miliar," kata Ketua Kelompok Hubungan Masyarakat PPATK, M. Natsir Kongah kepada wartawan, Kamis (8/6).
 
Natsir menyampaikan, hasil analisis tersebut telah ditindaklanjuti oleh Polri dengan penetapan para tersangka. Ia menyebut, saat ini tengah menelusuri transaksi keuangan terhadap para pelaku TPPO yang mengirimkan WNI secara ilegal ke Kamboja.
 
"Untuk jaringan penempatan TKI ilegal lainnya, baik itu jaringan Kamboja sebagaimana permintaan Polri maupun proaktif oleh PPATK sedang dilakukan penelusuran aliran dananya ke berbagai PJK," ucap Natsir.
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memerintahkan untuk melakukan restrukturisasi terhadap Satuan Tugas Pemberantasan dan Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.

Presiden menyampaikan hal itu selepas memperoleh laporan dari Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani dalam rapat internal mengenai pemberantasan TPPO.

"Tadi Pak Benny melapor kepada Presiden pada satu tahun saja mayat yang pulang karena tindak pidana perdagangan orang itu mencapai 1.900 lebih," kata Mahfud kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/5), selepas mengikuti rapat.

Mahfud menambahkan bahwa data terbaru bahkan menemukan sedikitnya 55 orang pekerja migran Indonesia asal Nusa Tenggara Timur kembali ke Tanah Air dalam keadaan meninggal dunia sepanjang Januari hingga Mei 2023.
 
"Oleh sebab itu, Presiden tadi menyatakan melakukan restrukturisasi Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang," pungkasnya.
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore