BPJS Kesehatan memastikan masyarakat di Aceh Tamiang tetap dapat mengakses layanan JKN secara optimal setelah bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera Utara–Aceh beberapa waktu lalu/(Istimewa).
JawaPos.com – BPJS Kesehatan memastikan masyarakat di Aceh Tamiang tetap dapat mengakses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara optimal setelah bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera Utara–Aceh beberapa waktu lalu. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan tanpa hambatan, terutama bagi warga yang terdampak bencana.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menyampaikan bahwa dalam masa pemulihan setelah bencana banjir, BPJS Kesehatan fokus menjaga akses layanan peserta tanpa kendala administrasi maupun pembiayaan.
Menurutnya, hak peserta terhadap layanan kesehatan harus tetap terpenuhi, terutama saat masyarakat berada dalam kondisi rentan.
“Demi menghadirkan layanan yang terbaik, kolaborasi yang kuat sangat penting. Kami bersama fasilitas kesehatan memastikan pelayanan kepada peserta dapat diberikan secara mudah, cepat, dan setara. Jika terdapat kasus darurat di fasilitas kesehatan, harus segera ditangani karena hal ini menyangkut keselamatan pasien,” tegas Pujo, Kamis (26/2).
Pujo bersyukur bahwa pelayanan bagi peserta JKN di Kabupaten Aceh Tamiang telah kembali berjalan normal. Ia juga mengapresiasi upaya pemulihan yang terus dilakukan, meskipun masih terdapat sarana dan prasarana penunjang yang terdampak banjir dan tengah dalam proses perbaikan.
“Kami juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan agar layanan tetap siap, penanganan darurat dapat dilakukan dengan cepat, dan peserta tetap bisa mengakses layanan JKN tanpa kendala,” tambah Pujo.
Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk respons cepat jajaran pimpinan BPJS Kesehatan dalam memastikan pelayanan bagi peserta tetap berjalan optimal di wilayah terdampak bencana.
Sejalan dengan upaya tersebut, BPJS Kesehatan menghadirkan layanan BPJS Keliling di hunian sementara yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memudahkan peserta mengurus administrasi dan tetap bisa mengakses layanan kesehatan tanpa kendala.
“Selain menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif, menjaga kesehatan juga sama pentingnya. Karena itu, kami mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup sebagai langkah pencegahan sejak dini,” tambah Stevanus.
Plt. Sekretaris Daerah Aceh Tamiang, Syuibun Anwar, menegaskan bahwa perlindungan kesehatan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama, khususnya di masa pemulihan pascabencana.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan dan instansi terkait agar masyarakat, termasuk yang berada di hunian sementara, tetap terlindungi dalam Program JKN.
Syuibun berharap kunjungan jajaran pimpinan BPJS Kesehatan dapat membantu menghadirkan solusi konkret atas berbagai kendala di lapangan, sehingga masyarakat dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas dengan sehat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
