
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh. (ANTARA)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Piagam Board of Peace sebagai bagian dari komitmen Indonesia terhadap upaya perdamaian global. Penandatanganan itu dilakukan Prabowo saat melakukan kunjungan ke Davos, Swiss, Kamis (22/1).
Nota kesepakatan yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump itu sebagai langkah untuk menyelesaikan konflik di Gaza, Palestina.
Namun, langkah tersebut mendapat respons kritis dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menegaskan MUI menolak konsep perdamaian yang tidak berlandaskan keadilan substantif bagi Palestina.
“MUI menolak perdamaian semu sebagaimana yang diatur oleh Trump karena sama sekali tidak berbasis kepada keadilan," kata Sudarnoto Abdul Hakim dalam keterangan tertulis, Senin (26/1).
"MUI berpandangan, setiap inisiatif perdamaian yang tidak secara tegas mengakui Palestina sebagai bangsa yang terjajah dan tidak menjadikan pengakhiran pendudukan Israel sebagai prasyarat utama, berpotensi melanggengkan kolonisasi dalam kemasan perdamaian," sambungnya.
Menurutnya, Board of Peace adalah bentuk nyata langkah neo kolonialisme. Sebab, terdapat persoalan mendasar dalam struktur Board of Peace.
Ia menyinggung keterlibatan Israel sebagai anggota setara, bukan sebagai occupying power yang harus dimintai pertanggungjawaban, merupakan cacat mendasar, serta mengingatkan bahwa model ini berisiko menggeser isu dari keadilan dan kemerdekaan menjadi sekadar manajemen konflik dan stabilitas kawasan.
Di sisi lain, MUI tetap mengapresiasi niat baik pemerintah Indonesia. Namun, ia mengingatkan keterlibatan tanpa garis merah yang jelas dapat menjadikan Indonesia sebagai legitimasi moral bagi skema yang justru merugikan perjuangan kemerdekaan Palestina.
“Dalam pandangan Islam dan nilai kemanusiaan universal, penjajahan dalam bentuk apa pun adalah kezaliman yang wajib diakhiri,” tuturnya.
Lebih lanjut, Sudarnoto menyatakan bahwa perdamaian sejati hanya mungkin terwujud apabila hak, martabat, dan kedaulatan rakyat Palestina dipulihkan sepenuhnya.
"Skema Board of Peace tidak menunjukkan arah perdamaian sejati," pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
