
Ilustrasi Bansos PKH dan BPNT cair. (Pexels)
JawaPos.com - Awal tahun 2026, sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) nasional mengalami sejumlah penyesuaian besar yang berdampak langsung pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Dilansir dari kanal Klik Bansos, perubahan tahun anggaran, migrasi basis data ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), serta verifikasi ulang rekening oleh bank penyalur membuat banyak KPM PKH BPNT mendapati status kepesertaan berubah sementara.
Kondisi ini menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran di masyarakat, padahal sebagian besar perubahan status penerima bansos PKH BPNT tersebut masih bersifat administratif dan belum dapat disimpulkan sebagai pemutusan bantuan secara permanen.
1. Status Penerima Bansos Berubah Menjadi “Tidak” di Awal Januari 2026
Pada awal tahun 2026, banyak KPM PKH dan BPNT mendapati status kepesertaan mereka berubah dari “Ya” menjadi “Tidak” saat melakukan pengecekan bansos.
Perubahan ini kerap dianggap sebagai tanda pencoretan, padahal dalam banyak kasus hanya menunjukkan bahwa data penerima sedang berada dalam proses penyesuaian sistem.
2. Dampak Tutup Buku Anggaran dan Pembukaan Tahun Anggaran Baru
Setiap tanggal 1 Januari, pemerintah melakukan penutupan buku anggaran tahun sebelumnya dan membuka tahun anggaran baru.
Pada fase ini, data penerima bantuan untuk periode Januari hingga Maret 2026 masih dalam tahap input Surat Keputusan (SK), sehingga sebagian data belum sepenuhnya terbaca di sistem publik.
3. Peralihan Basis Data ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTS)
Mulai 2026, penyaluran bantuan sosial mengacu pada DTS sebagai basis data utama. Proses migrasi ini disertai verifikasi ulang NIK dan pembersihan data kependudukan, yang menyebabkan status kepesertaan sebagian KPM berubah sementara hingga proses validasi selesai.
4. Verifikasi Rekening oleh Bank Penyalur Himbara
Bank penyalur melakukan pengecekan ulang terhadap keaktifan rekening dan kesesuaian data identitas penerima.
Jika ditemukan perbedaan data atau rekening tidak aktif, sistem secara otomatis menahan status kepesertaan sampai verifikasi dinyatakan berhasil.
5. Langkah yang Perlu Dilakukan KPM Jika Status Tidak Berubah

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
