
Aktivis Kelompok Masyarakat Sipil membentangkan spanduk dan poster saat aksi peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Jakarta, Selasa (9/12/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Sejumlah aktivis dan pemengaruh mendapat ancaman serta intimidasi dari orang tidak dikenal (OTK). Beberapa nama seperti Ramond Dony Adam (DJ Donny), Sherly Annavita, Virdian Aurellio, dan aktivis Greenpeace Iqbal Damanik sudah merasakan langsung ancaman dan intimidasi tersebut. Untuk itu, Koalisi Masyarakat Sipil menyerukan warga jaga warga.
Kepada awak media, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur menilai, ancaman dan intimidasi tersebut tidak ubahnya serangan terhadap demokrasi dan kemerdekaan menyampaikan pikiran yang dijamin oleh konstitusi. Dia menduga serangan yang dilakukan secara masif dan sistematis itu menunjukkan 2 kegagalan penyelenggara negara untuk memberikan perlindungan.
”Pertama penyelenggara negara telah membiarkan serangan teror dan intimidasi terjadi tanpa ada respons dan sikap yang tegas untuk menghukum para pelaku teror dan intimidasi,” ungkap Isnur pada Kamis (1/1).
Sebagaimana telah diketahui oleh publik, beberapa nama yang mendapat ancaman dan intimidasi merupakan sosok yang bersuara cukup lantang dalam menyampaikan kondisi dan fakta di lokasi terdampak bencana alam Sumatera. Kedua, Isnur menyampaikan bahwa penyelenggara negara gagal mendengarkan dan mengurai aspirasi kritis warga.
”Dan menormalisasi bentuk-bentuk tindakan yang mengabaikan suara publik dalam penanganan bencana dan sejumlah isu publik lainnya,” kata dia.
Dalam laporan yang dibuat oleh DJ Donny di Polda Metro Jaya pada Rabu (31/12), dilampirkan bukti rekaman Closed Circuit Television (CCTV) saat tempat tinggalnya dilempari bom molotov oleh OTK. Dia juga sudah mengungkap ancaman berupa kiriman misterius berisi bangkai ayam. Menurut Isnur, ancaman tersebut sangat serius.
”Kepedulian dari warga yang kritis termasuk para pemengaruh di media sosial terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana di Sumatera adalah sebuah ekspresi solidaritas dan tanggung jawab yang menunjukkan kecintaan dan keberpihakan mereka terhadap warga negara yang mengalami duka dan luka,” kata dia.
Sayangnya, ekspresi publik di sejumlah media sosial tersebut malah berbalas ancaman dan intimidasi, bahkan Isnur menyebut tindakan OTK tersebut sebagai teror. Dia tegas menyebut, tindakan teror dan intimidasi kepada para pemengaruh itu adalah bentuk pelecehan terhadap semangat gotong royong dan usaha untuk memulihkan situasi bencana.
”Respons buruk dan nirempatik terus didengungkan oleh para pejabat dan penyelenggara negara, mulai dari upaya untuk mengintimidasi media dalam melakukan pewartaan yang positif, serangan dari para pendengung yang tentu mengaburkan fakta dan kondisi sesungguhnya hingga teror dan intimidasi kepada warga negara,” ujarnya.
Atas munculnya ancaman dan intimidasi dalam bentuk teror tersebut, Isnur bersama Koalisi Masyarakat Sipil menyerukan kembali gerakan warga jaga warga. Tujuannya untuk saling menjaga satu sama lain. Dia menyebut, Koalisi Masyarakat Sipil tidak akan mendorong tuntutan dan desakan. Sebab, dalam kondisi saat ini tuntutan atau desakan tidak akan banyak berguna.
”Kami justru mengajak kepada masyarakat luas untuk terus bersama saling menjaga setiap orang yang hari ini meluapkan ekspresi dan pendapatnya atas buruknya kualitas penyelenggara negara Indonesia. Solidaritas antar warga dalam situasi krisis adalah bukti paling nyata dan menohok untuk menyampaikan bahwa tidak ada yang bisa diharapkan dari pemerintahan ini,” kata dia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
