
Abdul Muhari selaku Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB saat konferensi pers. /(YouTube BNPB)
JawaPos.com - Pasca bencana melanda, masyarakat Aceh mengibarkan bendera putih. Tindakan itu memicu perhatian warganet lantaran videonya beredar luas di media sosial hingga viral. Atas viralnya pengibaran bendera putih tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa distribusi logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terus dilakukan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan kepala daerah dan pemerintah daerah di seluruh wilayah terdampak bencana. Khususnya terkait dengan pemenuhan kebutuhan warga terdampak bencana, termasuk warga terdampak bencana di Aceh.
”Kami selalu berkoordinasi dengan bupati terkait dengan pemenuhan kebutuhan warga terdampak,” kata dia saat dikonfirmasi oleh JawaPos.com terkait dengan pengibaran bendera putih di Aceh.
Menurut Abdul Muhari, salah satu fokus instansinya adalah mendistribusikan bantuan dan seluruh kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak bencana. Baik masyarakat di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), maupun Sumatera Barat (Sumbar). Khusus di Aceh, BNPB mengakui bahwa jumlah pengungsi di daerah tersebut masih sangat banyak.
Data BNPB mencatat ada lebih dari 571 ribu masyarakat Aceh yang masih mengungsi. Sebagian besar pengungsi merupakan warga Aceh Tamiang. Angka pengungsi di daerah tersebut mencapai 208,2 ribu orang. Sisanya tersebar di 10 daerah lainnya. Untuk itu, BNPB bersama instansi terkait mengupayakan distribusi bantuan sampai kepada para pengungsi secara cepat dan tepat.
”Kami tetap terus mendorong logistik sesuai kebutuhan masyarakat, Aceh Tamiang jalur darat sudah lancar sehingga arus orang dan barang bisa optimal,” imbuhnya.
Data terakhir dari BNPB pada Selasa (16/12) secara keseluruhan jumlah korban meninggal dunia sudah mencapai angka 1.053 jiwa. Selain itu, sebanyak 200 korban masih dinyatakan hilang. Proses pencarian korban hilang juga terus berjalan di bawah koordinasi Basarnas. Selain itu para prajurit TNI, personel Polri, dan petugas serta relawan lain juga terus bekerja.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
