
Warga Takengon berdiri di antara kayu-kayu yang terbawa banjir dan longsor. (Jurnalisa untuk JawaPos.com)
JawaPos.com – Situasi di Kabupaten Aceh Tengah kini berada dalam kondisi kritis. Pasalnya beredar surat resmi Bupati Aceh Tengah Haili Yoga di media sosial. Surat itu menyatakan ketidakmampuan daerah dalam menangani darurat bencana.
Surat itu bernomor 360/565/BPBD/2025 dan menyatakan bahwa dampak bencana hidrometeorologi telah melampaui kapasitas penanganan pemerintah kabupaten. Dalam surat itu Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menuliskan bahwa banjir luapan, banjir bandang, dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025 telah menelan 15 korban jiwa dan 3.123 kepala keluarga (KK). Angka itu diperkirakan terus bertambah.
Melihat eskalasi bencana yang makin meluas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah menyatakan tidak mampu melaksanakan upaya penanganan darurat sebagaimana mestinya. Pemkab Aceh Tengah membutuhkan dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat.
"Mengingat kondisi dampak bencana ini, kami selaku Bupati Aceh Tengah menyatakan ketidakmampuan dalam melaksanakan upaya penanganan darurat bencana sebagaimana mestinya," tulis Haili dalam surat yang ditandatangi tanggal 27 November 2025 tersebut.
Belum ada konfirmasi lebih lanjut terkait keabsahan surat itu. Hanya saja, surat itu telah beredar di media sosial Instagram pada akun @infobandaaceh.
Mengutip laporan resmi BPBD Aceh Tengah dan keterangan Bupati Haili Yoga dalam siaran langsung pada Minggu (30/11), situasi di lapangan menunjukkan kondisi yang jauh lebih berat daripada laporan awal. Bencana hidrometeorologi yang melanda 14 kecamatan membuat akses vital terputus. Masih ada 24 warga yang dinyatakan hilang.
Data terbaru mencatat 54.199 jiwa mengungsi, sementara korban meninggal dunia bertambah menjadi 21 orang. "Prioritas pertama kami adalah mencari 24 saudara kita yang hilang dan memastikan semua pengungsi mendapatkan kebutuhan dasar,” ujar Haili Yoga dikutip dari laman resmi Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (30/11).
Haili menyampaikan, distribusi bantuan mulai menggeliat setelah logistik dari Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Pusat masuk melalui jalur udara untuk menjangkau desa yang terisolasi. Beras, minyak, dan kebutuhan pokok lainnya sudah dikirimkan. Namun jumlahnya masih jauh dari cukup.
"Bantuan yang masuk masih sangat kurang. Di lapangan, kami terkendala minimnya BBM dan 59 ruas jalan yang masih sulit dilalui,” tegasnya.
Kondisi ini membuat mobilisasi relawan, distribusi logistik, dan evakuasi warga berjalan sangat lambat. Dia menerangkan, sebanyak 779 rumah warga rusak berat, sementara jaringan listrik dan telekomunikasi sempat lumpuh di 14 kecamatan. Sebagian sudah mulai pulih berkat pemasangan internet satelit, tetapi kualitas jaringan masih terbatas.
Krisis sembako juga terjadi. Air bersih tidak tersedia, stok BBM sangat minim, dan prioritas penggunaan hanya untuk evakuasi serta pengiriman logistik.
Adapun layanan kesehatan bergerak baru menjangkau 402 pengungsi. Di antara puluhan ribu warga terdampak terdapat 1.230 balita, ratusan ibu hamil dan menyusui yang membutuhkan pelayanan medis khusus.
Stok obat-obatan sangat kritis karena antibiotik dan analgesik hanya tersisa 300 unit, sementara perlengkapan untuk pasien cuci darah (BHP) hanya cukup hingga 3 Desember. “Kami butuh pasokan obat-obatan standar sesegera mungkin,” kata Haili Yoga.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
