
Petugas gabungan turun le lokasi terdampak banjir di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, Kamis (28/11/2025). (BPBD Kabupaten Aceh Selatan)
JawaPos.com - Jumlah korban meninggal dunia pasca bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) terus bertambah.
Sejauh ini, jumlah total korban yang kehilangan nyawa sebanyak 82 orang. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyampaikan data perkembangan dampak bencana tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa dari 82 korban meninggal dunia tersebut, paling banyak berasal dari Sumut. Angkanya mencapai 55 orang.
Kemudian sebanyak 21 korban dari Sumbar, dan 6 korban dari Aceh. Namun, khusus di Aceh masih ada belasan korban hilang.
”Total korban meninggal di Provinsi Aceh berjumlah 6 orang dan 18 orang masih dinyatakan hilang,” kata dia.
Secara lebih terperinci, Abdul Muhari menyampaikan bahwa korban meninggal dunia di Kabupaten Bener Meriah dilaporkan sebanyak 5 orang dan 9 korban dinyatakan hilang.
Kemudian di Kabupaten Gayo Lues terdata 1 korban meninggal dunia dan 9 korban hilang. Dia memastikan, seluruh korban hilang masih dalam proses pencarian.
Lebih lanjut, Abdul Muhari merinci jumlah korban meninggal dunia di Sumut. Dari total 55 korban yang kehilangan nyawa pasca bencana melanda daerah tersebut, sebanyak 34 korban meninggal dunia tercatat di Kabupaten Tapanuli Tengah,
Kemudian, 13 korban meninggal dunia di Kabupaten Tapanuli Selatan, 1 korban meninggal dunia di Kabupaten Pakpak Bharat, 3 korban meninggal dunia di Tapanuli Utara, dan 4 korban meninggal dunia di Kabupaten Humbang Hasundutan.
”Di Sumatera Utara total korban jiwa meninggal dunia berjumlah 55 jiwa dan yang masih dinyatakan hilang berjumlah 41 orang,” jelasnya.
Khusus di Sumbar, Abdul Muhari menyatakan bahwa jumlah korban meninggal dunia yang sudah terdata sebanyak 21 orang. Catatan itu selisih 1 orang dari data Tim DVI Polda Sumbar yang mencatat 22 korban meninggal dunia.
Perubahan dan perkembangan data korban meninggal dunia maupun korban hilang dalam bencana yang terjadi di 3 provinsi itu akan terus disampaikan oleh BNPB.
”Seiring dengan penanganan darurat yang tengah dilakukan, pemerintah telah mendirikan posko utama di Tarutung, Tapanuli Utara. Lokasi tersebut terbilang paling memungkinkan dari sisi aksesibilitasnya untuk memobilisasi peralatan, logistik, dan dan personel dan menjangkau 3 wilayah operasi yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” terang dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
