Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Mei 2023 | 18.32 WIB

Penyebar Video Hoax Panglima TNI dan Ribuan Prajurit Dukung Anies Baswedan Diduga Berada di Jakarta

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda TNI Julius Widjojono memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Wartawan Puspen TNI, Cilangkap, Jakarta, Minggu (16/4/2023). Konferensi pers terkait k - Image

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda TNI Julius Widjojono memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Wartawan Puspen TNI, Cilangkap, Jakarta, Minggu (16/4/2023). Konferensi pers terkait k

JawaPos.com - Mabes TNI masih mencari pelaku penyebar video hoax Penglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono memimpin ribuan prajurit deklarasi dukung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. TNI menyebut pelaku terdeteksi tinggal di sekitaran DKI Jakarta.

"Kisaran Jakarta," kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono kepada wartawan, Kamis (25/5).

Pelaku diyakini sebagai warga sipil. Dia sengaja menyembunyikan identitasnya dengan cara memakai nomor telepon palsu dan sudah dinonaktifkan.

"Betul ponsel atas nama orang lain (palsu) dan sudah tidak aktif," jelas Julius.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 8 menit dan 2 detik yang dinarasikan sebagai kegiatan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bersama ribuan prajurit mendeklarasikan diri mendukung Anies Baswedan sebagai bacal calon presiden (bacapres). Video tersebut diunggah oleh akun YouTube Menara Istana (MI) berjudul 'dipimpin Langsung Panglima Yudo Margono!! ribuan TNI resmi deklarasi Anies presiden 2024'.

Dalam video itu terlihat banyak potongan video yang disusun sedemikian rupa. Potongan itu meliputi kegiatan Anies bersama satuan TNI, lalu ada potongan video Panglima TNI sedang memimpin apel ribuan TNI. Video-video tersebut dibubuhi narasi dari seorang anggota TNI yang memakai masker dan seolah-olah menyatakan dukungan kepada Anies bersama ribuan prajurit lainnya.

"TNI menyatakan dengan pasti bahwa video tersebut adalah tidak benar atau hoax," tulis TNI melalui keterangan resminya, Kamis (18/5).

Peristiwa yang sesungguhnya terjadi adalah video itu menampilkan kegiatan olahraga Anies Baswedan di Markas Kopassus pada 9 November 2019. Ketika itu Anies masih menjabat sebagai Gubernur DKI.

"Jadi bukan Anies Baswedan dengan anggota partai Nasdem di Jawa Barat seperti yang dinarasikan dalam video YouTube itu," jelas TNI.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore