Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Mei 2023 | 15.36 WIB

Rohmadi Sang Korban Mutilasi di Solo Dikenal Pribadi Tertutup, Bekerja sebagai Penjaga Kos

Masa penahanan pertama atas dua orang terduga pelaku mutilasi yang berakhir 14 Februari 2019, rencananya akan diperpanjang hingga tanggal 24 Februari - Image

Masa penahanan pertama atas dua orang terduga pelaku mutilasi yang berakhir 14 Februari 2019, rencananya akan diperpanjang hingga tanggal 24 Februari

JawaPos.com – Warga yang bermukim di kawasan RT 02 RW 03 Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari dibuat kaget. Bagaimana tidak, salah seorang tetangga mereka, Rohmadi alias Madun nasibnya berakhir tragis. Rohmadi diketahui meninggal karena menjadi korban dugaan mutilasi. Bagian tubuhnya ditemukan di beberapa lokasi di aliran Kali Jenes, dikutip dari RADAR SOLO.

Tempat tinggal Rohmadi berada dilorong sempit padat penduduk di kawasan tersebut. Tampilannya sangat sederhana. Hanya ada satu ruangan. Pintu ruangan digembok dari luar. Dari ventilasi, ruangan yang memiliki dinding triplek ini kosong. Tak banyak perkakas yang ada di dalam. Hanya ada satu lemari di dalam ruangan itu.

Rosyid, 52, salah seorang tetangga Rohmadi mengaku kaget mendengar kabar bila teman kecilnya itu bernasib tragis di akhir hayatnya. “Saya dengan dia seumuran. Kenal dari kecil karena sebaya. Dari kecil memang pendiam,” ungkap dia.
 
Pria ini mengungkapkan, kedua orangtua Rohmadi sudah bercerai, sehingga dia waktu kecil sempat diasuh kakek dan neneknya. “Ada kakaknya. Setelah menikah kakaknya ikut suami. Terus dia sudah tidak tinggal di sini sejak tiga tahun lalu. Pindah mana tidak tahu, katanya ngurus kos orang Sukoharjo,” ungkap dia.

Hal senada juga diungkapkan tetangga lainnya, Sri Marni, 60. Dia mengatakan, bila Rohmadi merupakan warga yang berdomisili di lokasi tersebut.

“Ketemu terakhir Kamis (18/5) pagi. Minta KK katanya mau ambil jatah beras di kelurahan. Habis itu belum pulang lagi. Belum mengembalikan KK lagi,” ujarnya.

Marni menjelaskan, semasa hidup, Rohmadi belum pernah menikah. Dia dikenal sebagai orang yang tekun. Namun pendiam.

“Dulu waktu ramai lovebird, dia disuruh ngopeni punya orang. Kalau dapat upah selalu dititipkan saya, kalau butuh baru dia minta. Cuma orangnya pendiam,” ujar dia.

Mahmudi Harun, 47, warga setempat meyakini, identitas korban mutilasi itu adalah Rohmadi setelah melihat tatto naga yang terdapat pada punggung hingga lengan korban. “Rupa tattonya sama persis dengan milik Rohmadi,” ungkapnya.
 

Harun menceritakan, Rohmadi sebagai seorang pribadi yang tertutup. Dia tidak pernah banyak mengobrol dengan tetangganya.

“Kalau ketemu warga juga hanya menyapa saja. Tidak banyak mengobrol. Padahal, kami tinggal berdekatan sejak kecil. Jadi kalau ada masalah tidak ada yang tahu juga,” katanya.

Harun mengungkapkan, korban dikenal tidak mempunyai pekerjaan tetap. Beberapa waktu terakhir, korban diketahui bekerja sebagai penjaga kos di wilayah Sukoharjo. Untuk itu, korban jarang pulang. Ketika kembali ke rumah, korban hanya mandi sebelum akhirnya pergi lagi.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore