
Anggota DPR Fraksi PDIP, Nico Siahaan.
JawaPos.com - Rencana pemerintah untuk menerapkan sertifikasi bagi influencer di media sosial menuai pro dan kontra. Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan, Nico Siahaan, menilai langkah tersebut seharusnya belum menjadi prioritas utama.
Ia menegaskan, persoalan terbesar di ruang digital Indonesia justru terletak pada maraknya akun anonim yang bebas menyebarkan hoaks dan penipuan tanpa bisa dimintai pertanggungjawaban.
“Masalah utama di dunia digital kita bukan cuma siapa yang punya sertifikat, tapi siapa yang bersembunyi di balik anonim. Akun tanpa identitas masih bebas menyebar fitnah, hoaks, ujaran kebencian sampai penipuan tapi lolos dari tanggung jawab,” kata Nico kepada wartawan, Kamis (6/11).
Nico mencontohkan data dari Asia Scam Report 2024 yang dirilis Global Anti-Scam Alliance (GASA), menyebutkan bahwa 65 persen warga Indonesia menjadi target scam setiap minggu, dan sebagian besar dilakukan melalui akun anonim.
“Makanya, sebelum bahas sertifikasi influencer, yuk tuntaskan dulu soal mitigasi dan penegakan hukum terhadap akun-akun anonim dan scammer yang merusak ruang publik digital,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menentukan prioritas kebijakan sesuai kebutuhan nasional, bukan sekadar meniru kebijakan luar negeri seperti sertifikasi influencer di Tiongkok.
“Dari mulai kasus penipuan dan kebocoran data yang terus-terusan terjadi, harusnya Kemkomdigi bisa nentuin prioritas antara mengisi kekosongan hukum dan memperkuat penegakan regulasi atau buat regulasi tambahan yang belum urgent,” tegas Nico.
Menurut dia, menjaga kompetensi para kreator memang penting. Namun jangan sampai kebijakan tersebut justru mengekang kebebasan berekspresi.
Ia menegaskan, persoalan anonimitas akun dan kebocoran data lebih mendesak untuk diatasi karena sudah menimbulkan banyak korban dan kerugian. “Kita ingin ruang digital tetap sehat sekaligus aman dan terbuka,” pungkasnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
