
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan keterangan kepada awak media usai bertemu dengan elite PKS di Kantor Kemhan pada Jumat (17/10). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kantor Kemhan pada Jumat (17/10). Pertemuan itu berlangsung setelah Sjafrie menerima kunjungan Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh pada Rabu (15/10).
”Hari ini kami mendapat kehormatan dikunjungi oleh Ketua Majelis Syuro PKS Pak Sohibul Iman, kemudian didampingi oleh presiden PKS dan sekjen PKS, serta staf yang ada,” ucap Sjafrie saat diwawancarai oleh awak media usai pertemuan tersebut.
Menurut Sjafrie, kunjungan itu merupakan bagian dari upaya untuk terus memperkokoh persatuan nasional sekaligus. Karena itu, dia turut menjelaskan soal sistem pertahanan rakyat semesta atau sishankamrata yang dianut oleh Indonesia untuk menjaga stabilitas nasional.
”Sekali lagi kami berterima kasih kepada Pak Sohibul Iman yang sebetulnya beliau teman lama saya. Kami sudah sering berhubungan, tapi dengan keberadaan beliau sekarang kami akan tingkatkan komunikasi, koordinasi sosial kami untuk merajut silaturahmi,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sohibul menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih karena Menhan Sjafrie sudah berkenan menerima kedatangan elite PKS. Sesuai keterangan Sjafrie, dia mengaku sudah sering berkomunikasi dengan mantan panglima Kodam Jaya tersebut.
”Seperti biasa, kami biasa diskusi dengan beliau. Cuma kali ini istimewanya karena saya membawa pimpinan PKS yang baru Pak Muzamil selaku Presiden Partai, kemudian Mas KHolid sebagai sekjen partai, dan juga Kang Pipin,” jelasnya.
Sohibul menyatakan, dalam pertemuan tersebut elite PKS berdiskusi dengan Sjafrie. Mereka mendapat penjelasan dari menhan mengenai sishankamrata. Juga peran-peran yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk memperkuat pertahanan negara.
”Di sisi lain juga saya tentu sebagai pimpinan partai politik memberikan masukan kepada beliau bahwa persoalan pertahanan ini, pendekatan-pendekatan setiap saat selalu berubah dan saya menyampaikan kepada beliau bahwa ada pendekatan yang lebih komprehensif yaitu terkait dengan human security approach,” jelasnya.
Sohibul menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan berkaitan dengan economic security, food security, health security, environment security, personal security, community security, dan political security. Sehingga pendekatan yang dilakukan komprehensif.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
