
Simulasi pencegahan penyelundupan zat radioaktif di perairan Batam, Kamis (26/4).
JawaPos.com-Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) memastikan pengawasan ketat terhadap proses pemeriksaan kesehatan warga dan pekerja pabrik PT BMS yang terdampak kontaminasi Cesium 137 (Cs-137) di Kawasan Industri Modern (KIM) Cikande, Kabupaten Serang, Banten.
Kepala Biro Hukum Kerja Sama dan Komunikasi Publik BAPETEN Ishak menuturkan, langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat dan pekerja dari potensi paparan zat radioaktif yang berbahaya.
Pemeriksaan ini dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Puskesmas Cikande, RSUP Fatmawati, RS Kanker Dharmais, dan BRIN. Langkah kolaboratif ini merupakan bagian dari komitmen lintas instansi dalam memastikan keselamatan masyarakat dari dampak paparan radioaktif.
"Pengawasan terhadap pemeriksaan kesehatan warga terdampak, dan pekerja pabrik PT. BMS," ujar Ishak kepada JawaPos.com, Senin (29/9).
BAPETEN menegaskan seluruh proses penanganan kontaminasi Cs-137 berjalan aman dan sesuai standar keselamatan nuklir.
Lembaga ini melakukan pengawasan dalam relokasi material terkontaminasi Cs-137, yang sebelumnya telah dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), dan Tim Satuan Kimia, Biologi, Radiologi, dan Nuklir (KBRN) Brimob.
Dalam kegiatan tersebut, BAPETEN dan BRIN menetapkan garis perimeter keselamatan dan keamanan, menerapkan sistem single access control (SAC), serta mengatur waktu kerja dan dosis radiasi personel di lapangan.
Material terkontaminasi Cs-137 yang berupa kepingan logam dipindahkan dari lokasi pengumpulan besi bekas ke lokasi penyimpanan sementara PT. PMT. BAPETEN juga memasang rambu pembatas bahaya radiasi sebagai tanda peringatan.
Setelah proses relokasi selesai, lokasi pengumpulan besi bekas dinyatakan bebas dari kontaminasi dan kini dapat kembali digunakan oleh masyarakat.
Koordinasi antara BAPETEN, BRIN, dan lembaga lain terus dilakukan. Upaya bersama ini dilakukan untuk menangani permasalahan secara menyeluruh sekaligus mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.
"Setelah dilakukan relokasi material terkontaminasi, lokasi pengumpulan besi bekas dinyatakan telah bebas dari kontaminasi dan bisa kembali dipergunakan untuk keperluan masyarakat," terang Ishak.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
