
Mendikdasmen Abdul Mu’ti. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
JawaPos.com – Jelang pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA), persiapan terus dimatangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Koordinasi dengan pemerintah daerah dan UPT-UPT Kemendikdasmen terus diperkuat.
Terkait penyiapan soal misalnya. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebut soal-soal sudah siap saat ini. Dengan adanya pengalaman dalam penyiapan soal Ujian Nasional (UN) dulu, menjadikan persiapan saat ini cenderung lebih matang. Hal ini juga berlaku untuk persiapan teknis lainnya.
“Karena soal-soal itu sudah biasa kita karena dulu kan sudah ada pengalaman UN kan. Sehingga secara akademik sebenarnya tidak ada kesulitan yang berarti,” paparnya ditemui usai menutup acara Training of Trainers untuk Pengajar Al-Qur’an Isyarat oleh DKM Masjid Baitut Tholibin, di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (24/9).
Karenanya, dengan pengalaman-pengalaman tersebut dia berharap nantinya tak ada masalah dalam pelaksanaan TKA yang digelar pada 1-9 November 2025 nanti. Sebagai informasi, TKA digelar dalam bentuk online dan semi online. Pada tahun ini, TKA dikhususkan untuk kelas XII jenjang SMA/SMK/sederajat.
Lebih lanjut, Mu’ti mewanti-wanti agar pihak sekolah dan murid yang ingin mengikuti TKA agar segera melakukan pendaftaran. Mengingat, pendaftaran akan ditutup pada 5 Oktober 2025. Tercatat, hingga Rabu (24/9), sudah 2,04 juta murid yang mendaftar untuk mengikuti tes ini. Saat ini, proses verifikasi dan validasi data-data pendukung untuk kepesertaan para murid tersebut tengah dilakukan oleh pihaknya.
“Mudah-mudahan nanti pada bulan Oktober semuanya sudah mendaftar,” ungkapnya.
Dia pun mengimbau, pendaftaran peserta tidak dilakukan di batas akhir masa pendaftaran. Agar para murid tidak terkendala masalah, misalnya terkait sistem yang bisa jadi DOT karena loading yang terlalu panjang.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin menambahkan, bahwa antusias murid SMK untuk mengikuti TKA terus meningkat. Sudah lebih dari 36 persen murid SMK yang mendaftar untuk mengikuti TKA tersebut. “Secara umum sudah mulai naik ya, dari 20 persen sekarang 36 persen. Mudah-mudahan nanti sampai 40 persen atau 50 persen,” ungkapnya.
Disinggung soal pelaksanaan TKA untuk murid SMK yang sedang magang, Tatang mengaku sudah berkirim surat pada sekolah terkait hal ini. Sekolah diminta bersurat pada perusahaan tempat para murid magang agar diberikan izin mengikuti TKA.
Lalu, bagaimana jika lokasi magang jauh dari sekolah asal? Menurutnya, hal ini sudah diantisipasi. Secara teknis, mereka akan difasilitasi di sekolah terdekat. Namun, harus tetap bersurat dari pihak sekolah asal ke sekolah yang akan ditumpangi dan dinas pendidikan setempat.
“Makanya itu kita informasikannya sejak dini. Nanti estimasi magang misalnya bulan November, kalau yang deket-deket TKA diimbau mundur dulu,” paparnya. Namun, jika sudah terlanjur masuk dimungkinkan untuk lewat media lainnya seperti itu.
Selain itu, dia juga mengingatkan kembali bahwa TKA bersifat tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan. meski, akan cukup berpengaruh bagi mereka yang ingin meneruskan ke jenjang lebih tinggi khususnya ikut seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
