
Suasana SMP Negeri 127 Kebon Jeruk, Jakarta Barat,(Foto: Dimas Choirul/Jawapos.com).
JawaPos.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 127 Jakarta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dinilai memberi dampak positif bagi kesehatan dan semangat belajar siswa. Selain mengenyangkan, program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka stunting.
"Program MBG ini berdampak bagus buat anak-anak. Memang tujuan Pak Prabowo kan mengatasi stunting, sehingga nanti dalam belajar juga bagus,” ujar Wakil Kepala Sekolah SMPN 127 Jakarta, Ibnu Susanto kepada JawaPos.com, Senin (15/9).
Ia mengatakan sekolahnya menerima 746 porsi makanan bergizi setiap hari untuk 745 siswa. Di mana, makanan yang disajikan bervariasi dengan gizi seimbang, termasuk buah-buahan dan susu dua kali dalam sepekan. Ia menilai MBG membawa dampak nyata terhadap semangat belajar siswa.
"Program MBG menambah semangat siswa siswi belajar, berdampak positif bagi siswa dan lingkungan sekolah," ungkapnya.
Dari sisi siswa, manfaat program ini juga dirasakan langsung. Ibra, siswa kelas 8A, mengaku bisa menghemat uang jajan sekaligus lebih bersemangat saat belajar siang hari. “Kadang-kadang lemes, kadang-kadang bikin ngantuk. Nah karena ada program MBG ini bisa bikin semangat lagi habis siang gitu,” katanya.
Sementara itu, Kansa, siswi kelas 8B, menyebut MBG mendorong kebiasaan sehat yang sebelumnya jarang dilakukan. “Kan biasanya juga banyak yang jarang makan buah. Jadi sekarang ada program MBG ini kan ada buahnya nih. Jadi kita jadi sering lebih makan buah gitu,” ungkapnya.
Meski demikian, Ibnu berharap mekanisme distribusi makanan dapat lebih konsisten. “Kalau kami sih berharap, tadi ya, distribusinya terkadang tuh suka, satu waktunya itu suka bergantian ya, berganti-ganti, nggak pas gitu. Tapi selama ini bagus sih pelayanan dari dapur SPPG Kebon Jeruk, mereka selama ini responnya cakep kalau kita menyampaikan kendala,” tuturnya.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 127 Jakarta, Ibnu Susanto/(Foto: Dimas Choirul/Jawapos.com).
Program MBG ini diharapkan terus berjalan dengan perbaikan berkelanjutan, agar manfaatnya semakin luas dalam mendukung tumbuh kembang siswa sekaligus upaya nasional mencegah stunting.
Perluas Jangkauan
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen memperluas jangkauan MBG ke daerah lain. Program ini dirancang agar siswa di berbagai wilayah mendapat akses makanan sehat yang setara.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan kolaborasi dengan platform digital akan mempercepat distribusi makanan. Kemkomdigi siap menjadi penghubung agar sinergi ini berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kementerian Komdigi siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kami, sehingga program ini dapat menyasar daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Meutya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
