Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 00.13 WIB

Opsi Pengobatan Rakyat Gaza di Pulau Galang, Gubernur Lemhannas: Setelah Sembuh Dipulangkan Lagi

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily dalam upacara penutupan P3N XXV di Jakarta pada Kamis (21/8). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily dalam upacara penutupan P3N XXV di Jakarta pada Kamis (21/8). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pulau Galang di Kepulauan Riau menjadi salah satu opsi untuk pengobatan rakyat Palestina yang menjadi korban perang di Gaza. Meski menuai pro dan kontra, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily menyampaikan bahwa opsi tersebut harus dilihat dari aspek kemanusiaan. 

Ace memastikan, opsi tersebut bukan untuk mendukung niatan Israel untuk mengosongkan dan menguasai Gaza secara total, melainkan demi kemanusiaan. Sebab, fasilitas kesehatan dan rumah sakit di sana sudah banyak yang dibombardir oleh Israel. 

”Langkah untuk melakukan pengobatan terhadap masyarakat Gaza, saya kira kita harus melihatnya dari aspek kemanusiaan. Ketika rumah sakit di Gaza dibombardir tentara Israel, tentu masih banyak masyarakat Gaza yang terkena residu dari peperangan tersebut,” imbuhnya. 

Karena itu, mereka membutuhkan pertolongan. Yakni pengobatan dari petugas medis profesional. Opsi membawa rakyat Palestina ke Pulau Galang tidak lain demi memenuhi kebutuhan tersebut. Agar korban perang di Gaza bisa diobati oleh tenaga medis. 

”Tentu harus dilihat sebagai langkah supaya masyarakat Gaza yang sedang mengalami penderitaan tersebut bisa ditangani dengan cepat. Tentu nanti setelah mereka sehat kembali, harus dikembalikan ke Gaza,” ujar Ace. 

Karena itu, politisi Partai Golkar tersebut menegaskan, opsi tersebut tidak perlu dilihat sebagai bagian dari skenario besar Israel untuk memindahkan masyarakat di Gaza. Sebaliknya, opsi itu muncul sebagai solusi atas kondisi yang menyengsarakan masyarakat Gaza. 

”Jadi, kita tidak melihatnya sebagai bagian dari skenario besar yang dilakukan oleh Israel dalam kerangka relokasi. Tetapi, ini sebagai langkah agar kekurangan obat, rusaknya fasilitas kesehatan di Gaza, sementara (korban perang) harus diobati, harus di-treatment. Sehingga ketika pulih lagi dikembalikan ke Gaza,” bebernya. 

Menurut Ace Hasan, opsi tersebut merupakan salah satu bagian dari upaya Pemerintah Indonesia membantu Palestina. Sebab, ikhtiar membantu Palestina dilakukan melalui banyak jalan. Termasuk diplomasi dan pendistribusian bantuan kemanusiaan yang saat ini masih berlangsung. 

”Karena secara politik kita ingin Palestina menjadi negara berdaulat,” tegas Ace Hasan. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore