Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 01.06 WIB

KKB Serang 2 Tukang Ojek di Deiyai, 1 Meninggal Dunia dan 1 Lainnya Dilarikan ke Rumah Sakit

Aparat kepolisian mengangkat jenazah korban serangan KKB di Deiyai pada Senin (18/8). (Polri) - Image

Aparat kepolisian mengangkat jenazah korban serangan KKB di Deiyai pada Senin (18/8). (Polri)

JawaPos.com - Korban kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berjatuhan lagi. Kali ini 2 orang warga sipil yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek diserang di wilayah Deiyai. Akibat serangan itu, 1 korban meninggal dunia dan 1 korban lainnya harus menjalani perawatan di rumah sakit. 

Berdasar informasi dari Satuan Tugas (Satgas) Operasi Dami Cartenz, penyerangan tersebut terjadi pada Senin (18/8). Laporan yang diterima aparat keamanan menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 11.53 WIT. Personel Satreskrim Polres Deiyai menemukan korban bernama Agus Hariono sudah dalam keadaan terkapar. 

Korban ditemukan tidak berdaya di belakang kantor BPJS Waghete yang berada di Distrik Tigi. Oleh petugas, korban langsung dievakuasi ke RSUD Waghete untuk mendapat penanganan medis. Saat ini kondisinya kritis. Sementara seorang korban lainnya ditemukan di Waghete II, Distrik Tigi.

Namun, petugas keamanan mendapati korban bernama La Kafi sudah berada di rumah sakit. Setelah dicek, korban dinyatakan meninggal dunia. Hasil penyelidikan awal, pelaku diduga merupakan bagian dari KKB Nokai Deiyai, Kodap XXXI, yang dipimpin oleh Panglima Jhon Badii di bawah Goliat Tabuni. 

”Kami sudah turunkan tim untuk mengungkap dan menangkap para pelaku. Aparat tidak akan tinggal diam terhadap tindakan brutal yang mengakibatkan korban jiwa,”  kata Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani kepada awak media pada Selasa (19/8). 

Brigjen Faizal memastikan, proses penyelidikan terus berjalan dan keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Terpisah, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada, serta meminta dukungan masyarakat untuk mengungkap pelaku penyerangan itu.

”Kami mengajak seluruh masyarakat Deiyai untuk tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Jika mengetahui informasi terkait keberadaan kelompok bersenjata, segera laporkan kepada aparat keamanan,” pintanya.

Saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap motif dan menangkap para pelaku. Aparat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat serta memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai aturan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore