
Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus. (Kemenko Polkam)
JawaPos.com - Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia berlang aman. Tidak ada gangguan berarti selamat perayaan hari kemerdekaan berlangsung di Jakarta maupun daerah lainnya. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memastikan hal itu.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus mengungkapkan bahwa dari sisi keamanan, seluruh rangkaian acara peringatan kemerdekaan Indonesia benar-benar terkendali. Tidak ada gangguan keamanan sepanjang acara berlangsung. Baik di Jakarta maupun luar Jakarta.
”Alhamdulillah dari sisi keamanan berjalan lancar, aman dan tertib,” kata Lodewijk kepada awak media di Jakarta.
Purnawirawan jenderal TNI AD dengan pangkat terakhir letjen tersebut mengakui, antusiasme masyarakat terhadap peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia sangat tinggi. Hal itu tampak pada masyarakat yang datang secara langsung ke Istana Merdeka. Kemudian membanjiri Pesta Rakyat dan mengikuti jalannya karnaval bersama Presiden Prabowo Subianto.
"Kita sudah melihat bersama antusiasme masyarakat yang hadir ke Istana cukup besar,” ucap Lodewijk.
Tidak sekedar seremonial belaka, Lodewijk menyampaikan, peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia dimaknai secara mendalam oleh pemerintah, khususnya seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dia menyampaikan bahwa penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah menjadi salah satu bukti bahwa program Presiden Prabowo terlaksana dengan baik.
”Kita lihat saja tema yang diusung. Itu kita bisa lihat, Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Artinya apa, kita harus bersatu. Untuk menghadapi situasi global yang tidak menentu, kita harus bersatu. Bersatu dari aspek keamanan, aspek politik, aspek ekonomi,” imbuhnya.
Dalam pidato yang sudah disampaikan oleh Presiden Prabowo, lanjut Lodewijk, ditegaskan bahwa pemerintah ingin mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu, dilaksanakan berbagai program yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Juga dilakukan ikhtiar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional yang sesuai dengan target.
”Kita akan menuju keadaan pertumbuhan ekonomi 8 persen. Itu artinya kalau 8 persen, ada jaminan rakyat itu sejahtera. Selanjutnya itu menjadi fondasi yang bagus untuk Indonesia maju pada 2045,” tandasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
