
Foto erupsi Gunung Semeru pada Senin (4/8) sore (HO-PVMBG)
JawaPos.com – Gunung Semeru dilaporkan kembali mengalami erupsi dengan tinggi letusan yang semakin dibandingkan sebelumnya pada Senin (4/8) sore.
Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tersebut kini mengeluarkan letusan setinggi 900 meter di atas puncak (Mahameru).
Dikutip dari situs berita ANTARA, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Yadi Yuliandi memberikan laporan tertulis terkait erupsi tersebut yang diterima di Lumajang.
“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada Senin, 4 Agustus 2025 pukul 17.35 WIB dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 900 meter di atas puncak,” kata Yadi.
Yadi menambahkan bahwa erupsi tersebut menyemburkan abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat.
Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 211 detik.
Sebelumnya Gunung Semeru dilaporkan juga telah mengalami erupsi sebanyak dua kali pada Senin (4/8) pagi pada pukul 05.56 WIB dan 07.52 WIB.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian melaporkan bahwa erupsi Semeru pada Senin (4/8) pagi mencapai 500 dan 800 meter di atas puncak (Mahameru).
Menurut Mukdas, aktivitas Gunung Semeru masih didominasi gempa letusan pada periode pengamatan Minggu (3/8) selama 24 jam terakhir.
Aktivitas gempa letusan Gunung Semeru tercatat sebanyak 46 kali mulai dari letusan/erupsi, embusan, harmonik, vulkanik, dan tektonik.
Berdasarkan keterangan dari aplikasi MAGMA Indonesia pada Senin (4/8), erupsi Semeru saat ini masih dalam status Waspada atau level II.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menghimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak.
Masyarakat dilarang beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar.
“Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” ujar Yadi.
PVMBG juga meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
