
Ronald Aristone Sinaga. (Dok. Ronald Aristone Sinaga)
JawaPos.com - Ronald Aristone Sinaga lebih dikenal dengan nama Bro Ron. Dia merupakan salah satu politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bro Ron dikenal aktif menyuarakan berbagai isu sosial dan kepentingan masyarakat lewat platform media sosial Instagram.
Bro Ron lahir di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, pada 1977. Ia menamatkan pendidikan di University of Illinois at Urbana-Champaign.
Sejak masa kuliah, Bro Ron sudah aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan gerakan mahasiswa, sehingga menjadikannya akrab dengan dinamika sosial.
Bro Ron sempat mencalonkan diri menjadi calon ketua umum PSI dalam Kongres 2025. Bro Ron meraih 22,23 persen dalam Pemilu Raya PSI yang digelar di Solo, pada Sabtu (19/7).
Keberuntungan tidak datang bagi dirinya untuk menjadi Ketua Umum PSI. Bro Ron kalah telak melawan Kaesang Pangarep yang meraih 65,28 persen suara. Sementara, di posisi ketiga ada Agus Mulyono Herlambang meraih 12,49 persen suara.
Sikap lantangnya atas dinamika sosial banyak publik menaruh simpatik, sehingga melaporkan keluhan kepada Bro Ron lewat media sosial. Kali ini, Bro Ron mendapat laporan soal dugaan pemotongan Program Indonesia Pintar (PIP) sebanyak 274 siswa di Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar).
Hal ini setelah Bro Ron menerima keluhan dari masyarakat terkait kabar pemotongan PIP yang diduga oleh Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDIP Denny Wahyudi alias Denny Cagur.
Pertanyaan yang menyudutkan Denny Cagur itu turut diunggah Bro Ron dalam akun Instagram pribadinya, Kamis (24/7). Dalam unggahan tersebut, Bro Ron menyebut menyerahkan surat terbuka kepada Denny Cagur.
"Surat terbuka kepada om Dewan @dennycagur. Menurut laporan yang masuk ke kami, apakah nama-nama yang disebut benar anggota tim? Kalau benar anggota tim, apakah pemotongan dana PIP ini dibenarkan?" tanya Bro Ron dalam unggahannya.
Mantan calon ketua umum (caketum) PSI itu menyatakan, seharusnya tidak boleh ada pemotongan PIP. Diduga pemotongan PIP itu menyasar pelajar di Desa Margahayu Tengah, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung.
Berdasarkan potongan gambar yang diunggah Bro Ron, potongan PIP itu setelah adanya surat dari Anggota Komisi X DPR RI Denny Cagur. Bahkan, surat tersebut tanda tangan dan kop surat DPR RI.
"Setahu saya, menurut Persekjen Kemendikbud perihal Program Indonesia Pintar bahwa tidak boleh ada pemotongan dengan alasan apapun," tegasnya.
Karena itu, Bro Ron meminta Denny Cagur untuk dapat menjawab perihal laporan yang diterimanya itu. "Mohon konfirmasinya terimakasih," pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
