Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Juli 2025 | 23.59 WIB

Terima 827 Perwira Remaja Lulusan Akmil 2025, KSAD: Memang Kebutuhan Kami Banyak

Sebanyak 827 perwira remaja TNI AD diterima oleh KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Mabesad pada Rabu (23/7). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin upacara tradisi penerimaan perwira remaja abituren Akademi Militer (Akmil) 2025 di Markas Besar TNI AD (Mabesad) pada Rabu (23/7). 

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini ada 2 angkatan yang lulus bersamaan. Sehingga jumlah perwira remaja yang diterima sebanyak 827 orang. Terdiri atas perwira remaja yang memulai pendidikan pada 2021 dan 2022. Perbedaan waktu pendidikan tersebut menyesuikan dengan kurikulum baru Akmil.

”Angkatan 33 dan 34, tetap yang 3 tahun lulus akan mendapatkan gelar. Kami kan banyak berdiskusi bahwa pendidikan itu terlalu panjang, dihadapkan dengan sekarang teknologi bisa vicon. Sehingga nanti dia menyelesaikan S2-nya di vicon itu nanti, tetap harus selesai. Dari segala macam kecabangannya juga mereka harus selesai,” kata Maruli.

Lulusan Akmil 2025 menjadi yang terbesar bila dibandingkan dengan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), maupun Akademi Kepolisian (Akpol). Menurut Maruli, TNI AD memang membutuhkan banyak personel. Mengingat selama ini formasi yang diisi oleh prajurit TNI AD di daerah tidak seluruh 100 persen. 

”Untuk diketahui bahwa jumlahnya Angkatan Darat selama ini tidak pernah cukup, masih banyak daerah-daerah yang organisasinya hanya 60 persen. Bahkan ada 50 sekian persen. Jadi, memang kebutuhan kami akan sangat banyak,” kata dia.

Belum lagi, lanjut Maruli, kebutuhan di lapangan, banyak organisasi TNI di satu wilayah kepulauan yang kerepotan setiap kali melakukan pergeseran pasukan. Baik untuk kebutuhan operasi, pengamanan VVIP, maupun penanggulangan bencana. Untuk itu, tidak menjadi soal bagi Angkatan Darat bila tahun ini perwira remaja yang bergabung mencapai 827 orang. 

“Kami sangat bersyukur presiden membuka diskusi yang luar biasa sehinga kami menyiapkan personel, membentuk batalyon lagi, kodam lagi, itu juga kalau dihitung perbandingan dengan jumlah penduduk dan juga luasnya pulau sebetulnya ya cukup masih jauh. Tapi karena konsep pertahanan kita pertahanan rakyat semesta ya itu yang akan kita kelola dengan baik,” bebernya.

Orang nomor satu di TNI AD itu pun menyatakan bahwa terkait jumlah personel, Angkatan Darat selalu tidak pernah cukup. Mereka butuh banyak personel baru untuk mengisi dan memperkuat organisasi Matra Darat. Baik di level pusat maupun di berbagai daerah tugas. 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore