
Pendaki Malaysia Nazli Bin Awang Mahat, 47, jatuh di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Instagram Antaranews)
JawaPos.com - Seorang pendaki asal Malaysia bernama Nazli Bin Awan dipastikan selamat usai terjatuh saat melakukan pendakian di Gunung Rinjani pada Jumat (27/6). Dia sudah mendapat penangan medis dari Puskesmas Sembalun. Kini kondisinya bugar dan sehat.
Melalui akun media sosial resminya Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mengunggah video ucapan terima kasih yang disampaikan oleh Nazli kepada regu penyelamat. Dia pun memastikan bahwa dirinya dalam keadaan sehat walafiat pasca mengalami insiden di gunung tersebut.
”Saya baik-baik saja, terima kasih kepada tim evakuasi Gunung Rinjani dan semua porter yang terlibat, terima kasih,” dia lantas tersebut.
Sebelumnya, Nazli dilaporkan mengalami insiden pada Jumat kemarin. Laporan disampaikan sekitar pukul 14.20 WITA. Korban terjatuh 200 meter sebelum jembatan menuju Danau Segara Anak. Saat itu dia hendak menuju Danau Segara Anak usai muncak di Gunung Rinjani.
Akibatnya pendaki asal Malaysia tersebut mengalami sejumlah luka. Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Yarman mengkonfirmasi insiden tersebut. Dia menyatakan bahwa tim evakuasi langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan kepada korban.
”Informasi awal memang benar, korban masih bisa berjalan pelan walau ada cedera di kaki dan benturan di kepala. Tim kami sudah dalam perjalanan ke lokasi untuk penanganan darurat,” kata Yarman sebagaimana dikutip dari pemberitaan Lombok Post pada Sabtu (28/6).
Menurut Yarman, proses evakuasi mengikuti prosedur standar, termasuk pemberian pertolongan pertama di lokasi kejadian. Setelah itu, korban akan langsung dibawa ke posko terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Jika kondisi korban memerlukan penanganan petugas medis, dia akan dirujuk ke fasilitas medis lanjutan seperti Rumah Sakit Bhayangkara Mataram atau puskesmas terdekat di Sembalun.
Yarman pun kembali mengimbau kepada seluruh pendaki Gunung Rinjani untuk meningkatkan kewaspadaan dan sangat memperhatikan kondisi medan di jalur pendakian gunung tersebut. Apalagi belum lama ini pendaki asal Brazil kehilangan nyawa usai mengalami insiden di jalur pendakian Gunung Rinjani. Dia menyatakan bahwa topografi gunung tersebut sangat menantang.
”Pendaki harus ekstra hati-hati dan tidak memaksakan diri. Jika merasa lelah atau tidak kuat, segera istirahat dan minta bantuan,” ujarnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
