
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (14/5/2025). IHSG ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu (14/5/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak menguat pada perdagangan Jumat (13/06).
Pelaku pasar masih dibayangi ketidakpastian arah kebijakan perdagangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang menyampaikan kesediaannya untuk memperpanjang tenggat waktu negosiasi tarif dengan negara mitra dagang.
"IHSG masih potensi melanjutkan kenaikan sepanjang masih kuat di support 7.200," ujar Fanny di Jakarta, Jumat.
Donald Trump menyatakan kesediaannya memperpanjang tenggat waktu sampai 8 Juli untuk menyelesaikan negosiasi dagang, namun menilai perpanjangan itu kemungkinan tidak diperlukan.
“Kami sudah membuat kesepakatan besar dengan China. Kami juga tengah bernegosiasi dengan Jepang, Korea Selatan, dan beberapa negara lain,” kata Trump.
Trump melanjutkan, surat resmi akan dikirim ke negara-negara mitra dagang dalam satu hingga dua pekan ke depan.
Trump juga mengisyaratkan tarif atas impor China akan mencapai 55 persen. Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick membenarkan bahwa tarif akan tetap diberlakukan pada tingkat tersebut.
Sementara itu, saham Boeing turun hampir 5 persen setelah insiden kecelakaan pesawat Dreamliner 787 milik Air India yang membawa 242 penumpang.
Dari kawasan Eropa, Inggris akan merilis data GDP bulan April 2025 yang diperkirakan minus 0,1 persen month to month (mtm) dari sebelumnya 0,2 persen (mtm) di Maret 2025.
Dari kawasan Asia, pasar mengantisipasi rilis data Industrial Production Jepang bulan April 2025 pada Jumat (13/6) yang diperkirakan turun menjadi 0.7 persen (yoy) dari 1 persen (yoy) di Maret 2025.
Dari dalam negeri, pasar mengantisipasi rilis data Retail Sales bulan April 2025 yang diperkirakan tumbuh 2,1 persen (yoy), atau lebih rendah dari realisasi pertumbuhan 5,5 persen (yoy) di Maret 2025 seiring dengan normalisasi pasca Ramadhan dan Lebaran.
Pada perdagangan Kamis (12/6), bursa saham Eropa mayoritas bergerak melemah, diantaranya indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,23 persen, Euro Stoxx 50 melemah 0,365persen, indeks DAX Jerman turun 0,74 persen, dan index CAC Prancis turun 0,14 persen.
Sementara itu,bursa AS di Wall Street kompak menguat pada perdagangan Kamis (12/6), indeks S&P naik 0,38 persen dan ditutup di level 6.045,26, Nasdaq Composite menguat 0,24 persen dan mengakhiri perdagangan di 19.662,48, sedangkan Dow Jones Industrial Average menanjak 101,85 poin atau naik 0,24 persen menetap di 42.967,6

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
