
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (30/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup melemah tertekan oleh saham-saham sektor basic materials (barang baku) dan sektor energi.
IHSG ditutup melemah 223,56 poin atau 3,54 persen ke posisi 6.094,94. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 14,28 poin atau 2,26 persen ke posisi 616,40.
“Sentimen utama pelemahan IHSG datang dari rencana sentralisasi ekspor komoditas oleh BUMM ekspor yang dianggap akan merugikan perusahaan maupun pemegang saham, sentimen negatif datang dari investor domestik maupun asing," ujar Fixed Income and Macro Strategist PT Mega Capital Indonesia Lionel Priyadi saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Pelaku pasar domestik maupun asing merespon rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA), termasuk pengaturan mengenai BUMN sebagai eksportir tunggal untuk sejumlah komoditas strategis.
Pelaku pasar juga merespon pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai BUMN khusus ekspor terhadap sektor sumber daya alam.
PT DSI berada langsung di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, dengan tugas utama memperkuat tata kelola ekspor sejumlah komoditas strategis, seperti minyak kelapa sawit (CPO), batu bara, dan paduan besi (ferro alloy).
Adapun, salah satu alasan pembentukan BUMN khusus ekspor itu ialah dugaan praktik kurang bayar (underinvoicing) ekspor komoditas yang disebut merugikan negara hingga Rp15.400 triliun selama 34 tahun.
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor terkoreksi yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 6,96 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang turun masing-masing sebesar 6,74 persen dan 5,70 persen.
Adapun, saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SOTS, BOBA, ENAK, APLI, dan KOBX. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni BUKK, IRSX, ENRG, POLU, dan RAJA.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022