
Ilustrasi: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi larang warga memaksakan piknik jika uangnya dari meminjam. (YouTube/ LEMBUR PAKUAN CHANNEL).
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, angkat tangan menghadapi maraknya bangunan liar di sepanjang aliran sungai. Pemerintah daerah disebut kewalahan, hingga Dedi harus turun langsung meminta bantuan Jaksa Agung.
“Saya mohon Pak Jaksa Agung dan seluruh jajaran untuk membantu kami menangani alih fungsi lahan yang semakin tak terkendali,” ujar Dedi Mulyadi.
Ia mengungkapkan, banyak lahan pertanian dan kawasan bantaran sungai yang kini malah bersertifikat hak milik, padahal seharusnya dilindungi dari pembangunan.
“Bayangkan, untuk membongkar dan mengganti rugi bangunan liar itu, kami butuh anggaran hingga Rp 8 triliun,” tegasnya.
Menurut Dedi, dana tersebut diperlukan untuk membebaskan lahan di wilayah rawan banjir seperti Bekasi dan Karawang. Tahap awal saja, proyek ini baru bisa digarap dengan Rp 300 miliar, hasil patungan dari Pemprov Jabar, Pemkot Bekasi, dan Pemkab Bekasi.
Tak hanya soal uang, proyek pengerukan Kali Bekasi yang menghabiskan anggaran Rp 500 miliar pun sempat mandek hampir dua tahun. Penyebabnya? Kontraktor takut melanjutkan pekerjaan karena bantaran sungai sudah dipenuhi bangunan.
“Lucu, kita tidak mau banjir, tapi sungai diuruk. Tidak mau banjir, tapi sawah dijadikan perumahan. Tata ruangnya pun dibiarkan semrawut. Ini akar masalah kita,” sindir Dedi tajam.
Kini, berkat dukungan dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya, pengerjaan proyek tersebut kembali berjalan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
