
Pemkot Surabaya berupaya mengatasi masalah kenakalan remaja dengan program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya punya cara lain untuk mengatasi masalah kenakalan anak. Bukan dengan barak militer, melainkan melalui program Sekolah Orang Tua Hebat atau SOTH.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan program ini berfokus pada peran orang tua dalam mendidik anak. Terlebih peran ayah yang menjadi fondasi utama untuk membentuk perilaku dan karakter anak.
"Pengalaman tahun 2022, saat itu, Pemkot Surabaya melakukan rehabilitasi terhadap anak-anak bermasalah melalui Sekolah Kebangsaan," tutur Eri saat memberikan materi dalam kelas SOTH di Kenjeran, Selasa (27/5).
Program Sekolah Kebangsaan yang bekerja sama dengan Akademi Angkatan Laut, lanjut Eri terbukti membawa perubahan drastis pada anak-anak. Hanya saja, perubahan tersebut tidak bertahan lama.
"Setelah saya datang ke ibunya (salah satu anak), beliau menyampaikan mohon maaf. Beliau mencari nafkah sebagai buruh cuci sampai malam hari, sampai malam hari akhirnya tidak pernah ketemu anaknya," imbuhnya.
Dari cerita tersebut, Wali Kota Eri menilai kasus kenakalan anak, mulai dari tawuran, penyalahgunaan lem, hingga narkoba, berakar pada kurangnya kasih sayang dan interaksi dari orang tua.
"Saya kira ini disebabkan oleh kurangnya komunikasi, kesibukan mencari nafkah, atau bahkan perceraian orang tua. Dan ternyata peran ayah itu pengaruhnya besar (pada tumbuh kembang anak)," ujar Eri.
Lebih lanjut, Eri Cahyadi mengatakan bahwa program SOTH juga wujud komitmen Pemkot Surabaya untuk menciptakan Kota Layak Anak (KLA), baik di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan, hingga partisipasi anak.
"Surabaya telah meraih KLA Utama enam kali berturut-turut. Tahun ini kami optimis mencapai level KLA Paripurna karena terlibat aktif dalam program Child Friendly Cities Initiative (CFCI) bersama UNICEF," serunya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani menambahkan bahwa SOTH menghadirkan 13 materi, dengan salah satunya fokus yaitu peran ayah terhadap tumbuh kembang anak.
"Dalam penelitian, seorang ibu itu akan bahagia ketika dia merawat anaknya ditentukan bagaimana sikap suaminya. Karena itu, peran ayah ini sangat penting untuk mengatasi masalah kenakalan anak," tukas Rini. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
