Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 14.40 WIB

Pemkot Surabaya Andalkan Sekolah Orang Tua Hebat untuk Atasi Kenakalan Anak

Pemkot Surabaya berupaya mengatasi masalah kenakalan remaja dengan program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Pemkot Surabaya berupaya mengatasi masalah kenakalan remaja dengan program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya punya cara lain untuk mengatasi masalah kenakalan anak. Bukan dengan barak militer, melainkan melalui program Sekolah Orang Tua Hebat atau SOTH.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan program ini berfokus pada peran orang tua dalam mendidik anak. Terlebih peran ayah yang menjadi fondasi utama untuk membentuk perilaku dan karakter anak.

"Pengalaman tahun 2022, saat itu, Pemkot Surabaya melakukan rehabilitasi terhadap anak-anak bermasalah melalui Sekolah Kebangsaan," tutur Eri saat memberikan materi dalam kelas SOTH di Kenjeran, Selasa (27/5).

Program Sekolah Kebangsaan yang bekerja sama dengan Akademi Angkatan Laut, lanjut Eri terbukti membawa perubahan drastis pada anak-anak. Hanya saja, perubahan tersebut tidak bertahan lama.

"Setelah saya datang ke ibunya (salah satu anak), beliau menyampaikan mohon maaf. Beliau mencari nafkah sebagai buruh cuci sampai malam hari, sampai malam hari akhirnya tidak pernah ketemu anaknya," imbuhnya.

Dari cerita tersebut, Wali Kota Eri menilai kasus kenakalan anak, mulai dari tawuran, penyalahgunaan lem, hingga narkoba, berakar pada kurangnya kasih sayang dan interaksi dari orang tua.

"Saya kira ini disebabkan oleh kurangnya komunikasi, kesibukan mencari nafkah, atau bahkan perceraian orang tua. Dan ternyata peran ayah itu pengaruhnya besar (pada tumbuh kembang anak)," ujar Eri.

Lebih lanjut, Eri Cahyadi mengatakan bahwa program SOTH juga wujud komitmen Pemkot Surabaya untuk menciptakan Kota Layak Anak (KLA), baik di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan, hingga partisipasi anak.

"Surabaya telah meraih KLA Utama enam kali berturut-turut. Tahun ini kami optimis mencapai level KLA Paripurna karena terlibat aktif dalam program Child Friendly Cities Initiative (CFCI) bersama UNICEF," serunya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani menambahkan bahwa SOTH menghadirkan 13 materi, dengan salah satunya fokus yaitu peran ayah terhadap tumbuh kembang anak.

"Dalam penelitian, seorang ibu itu akan bahagia ketika dia merawat anaknya ditentukan bagaimana sikap suaminya. Karena itu, peran ayah ini sangat penting untuk mengatasi masalah kenakalan anak," tukas Rini. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore