Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Mei 2025 | 20.49 WIB

Beri Ruang Komunikasi dengan Rakyat, DPRD Provinsi Jatim Hadirkan Aspirasi Run 2025

Pelari dari berbagai kalangan usia berpartisipasi pada event  Aspirasi Run 2025 yang digelar oleh DPRD provinsi Jawa Timur/(Istimewa). - Image

Pelari dari berbagai kalangan usia berpartisipasi pada event Aspirasi Run 2025 yang digelar oleh DPRD provinsi Jawa Timur/(Istimewa).

JawaPos.com - Sebanyak 11.000 pelari dari berbagai kalangan usia memadati Stadion Wilis, Kota Madiun pada Jumat malam (23/5). Mereka mengikuti Aspirasi Run 2025 yang digelar oleh DPRD provinsi Jawa Timur.

Adapun awalnya acara lari santai menyediakan kuota 10.000 orang, namun melihat antusiasme masyarakat yang tinggi, ditanbahkan 1.000 slot lagi dan langsung penuh.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD provinsi Jatim Mohammad Ali Kuncoro menjelaskan, setiap peserta diwajibkan mengisi kolom ide, gagasan, atau permasalahan terkait Jawa Timur ke depan saat mendaftar.

"Nantinya ide atau gagasan tersebut akan kita bahas bersama Komisi A DPRD provinsi Jatim. Intinya kita ingin dekat dengan masyarakat dan berkomunikasi melalui olahraga. Event ini haru kali pertama digelar sebagai test case. Jika antusiasme warga seperti ini terus beranjut, tentu akan kita jadwalkan setiap tahun," ujar Ali.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono yang juga turut ikut dalam event menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPRD turun langsung ke lapangan dan menggabungkan olahraga dengan ruang aspirasi publik.

"Aspirasi Run 2025 di Kota Madiun luar biasa. Selama ini kita jarang melihat DPRD:erlibat langsung dalam kegiatan olahraga, Malam ini terlihat jelas kepedulian DPRD terhadap kesehatan serta dakungannya terhadap perkembangan olahraga di masyarakat," tegas Adhy.

Sebanyak 11.000 pelari dari berbagai kalangan usia memadati Stadion Wilis, Kota Madiun,Jumat malam (23/5). Mereka mengikuti Aspirasi Run 2025 yang digelar oleh DPRD provinsi Jawa Timur/(Istimewa).

Meski demikian, dirinya mengusulkan agar pada penyelenggaraan berikutnya rute lomba dapat ditutup sepenuhnya dari lalu lintas kendaraan. "Saya tadi ikut lari, rutenya sangat menarik. Namun sebaiknya jalur yang digunakan peserta bisa ditutup sementara, sehingga tidak ada kendaraan yang lewat karena pesertanya ribuan," harapnya.

Pemilihan Kota Madiun sebagai tuan rumah didasarkar pada pertumbuhan ekonominya yang kini menempati urutan kedua terbesar di Jawa Timur setelah Surabaya. "Madiun merupakan kota kecil dengan perekonomian menggeliat, ditambah tagline 'Kota Madiun Mendunia. Kita berharap pertumbuhan ekonominya tetap terjaga," jelas Ali.

Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Bouf, menegaskan hahwa Aspirasi Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan ruang kolaboratif antara publik dan legislatif. "Eventini adalah wadah baru dalam membangun komunikasi antara masyarakat dan para wakil rakyat secara terbuka dan inklusif. Bukan sekadar event olahraga. tapi juga cara menyenangkan untuk menyampaikan aspirasi rakyat," ujarnya.

Dalam jangka panjang, DPRD provinsi Jatim berharap masukan dari generasi muda terutama yang hadir di Madiun dapat diakomodasi. secara nyata dalam penyusunan APBD. "Keterlibatan mereka harus lebih dari sekadar simbolis, agar kebijakan yang dihasilkan bernar benar mencerminkan kebutuhan dan harapan mereka," pungkas Musyafak.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore