Salah satu pusat perjudian kasino terbesar di Las Vegas, Amerika Serikat. (Travel + Leisure)
JawaPos.com – Wacana legalisasi judi dan kasino kembali mencuat. Isu panas ini digulirkan langsung dari gedung DPR, dan disebut-sebut bisa menjadi sumber pemasukan negara seperti di Uni Emirat Arab.
Gagasan tersebut pertama kali dilontarkan oleh Anggota Komisi IX DPR Galih Kartasasmita, yang mengusulkan agar pemerintah menambah objek penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Diketahui, Jakarta pernah melegalkan praktik judi dan kasino di masa lalu, tepatnya saat Ali Sadikin menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Saat itu, kebijakan kontroversial ini diberlakukan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tapi kemudian, kebijakan tersebut dibatalkan oleh pemerintah pusat dan judi kembali dilarang.
Lantas, apakah Jakarta akan mengulang sejarah dengan membuka kembali kasino?
Ketika ditanya hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan respons tak terduga. Ia enggan menjawab secara langsung dan justru menekankan bahwa fokus utama Pemprov DKI saat ini bukan soal judi atau kasino, tapi pada pembenahan infrastruktur kota.
"Jakarta akan khas gali-gali. Gali-gali sungai yang memang hari ini harus digali," ungkap Pramono di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (19/5).
Sebelumnya, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Galih Kartasasmita menyampaikan usulan tersebut saat rapat bersama kementerian terkait membahas optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dalam pernyataannya, Galih menyarankan agar pemerintah mulai mempertimbangkan sektor-sektor nonkonvensional sebagai sumber penerimaan negara, termasuk ide kontroversial seperti pengoperasian kasino.
Menurut Galih, selama ini Indonesia terlalu bergantung pada sumber daya alam (SDA) sebagai tulang punggung penerimaan negara. Ia menyoroti bahwa meski SDA Indonesia memang kaya dan dominan, ketergantungan berlebihan pada sektor tersebut bisa menjadi kelemahan jangka panjang.
"Sekitar 15 tahun yang lalu, 10 sampai ke atas lah UEA (Uni Emirat Arab) itu pemasukan terbesarnya dari SDA. Tapi sejak krisis minyak pada saat itu, mereka sadar bahwa nggak bisa terus bergantung ke sana," kata Galih.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022