Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 03.49 WIB

Sudah Siap Menghadapi Era Apocalypse? Ini Tips dari Psikolog tentang Stres dan Solidaritas

Ilustrasi stres di masa apocalypse. (Pexels) - Image

Ilustrasi stres di masa apocalypse. (Pexels)

JawaPos.com – Pernahkah Anda merasa cemas melihat dunia yang terasa semakin tidak menentu? 

Atau membayangkan bagaimana rasanya hidup di tengah situasi seperti dalam film-film apocalypse? 

Krisis iklim, pandemi, hingga kemajuan teknologi seperti AI membuat banyak orang merasakan tekanan dan ketidakpastian yang mungkin mirip dengan suasana dunia yang sedang runtuh. 

Mengutip dari The Harvard Gazette, Athena Aktipis, profesor psikologi dari Arizona State University, menawarkan panduan agar kita tetap tenang dan tangguh dalam menghadapi masa-masa sulit seperti ini.

Informasi adalah Kunci Meredakan Kecemasan

Dalam salah satu kelasnya di Harvard bertajuk A Field Guide to the Apocalypse, Aktipis menyampaikan bahwa mengumpulkan informasi dari berbagai sudut pandang dapat membantu mengurangi kecemasan berlebih.

“Intinya dalam mengelola stres di masa apokaliptik ini adalah mengumpulkan informasi agar kamu bisa mengetahui mana yang sebenarnya perlu dan tidak perlu dikhawatirkan,” ujar Aktipis.

Penting untuk memperhatikan semua indera saat menilai ancaman, berbicara dengan orang lain yang memiliki pengetahuan berbeda, dan tahu kapan harus berhenti mengumpulkan informasi. 

“Jangan terjebak dalam lingkaran penilaian risiko,” tegasnya.

Belajar dari Ketidakpastian Lewat Kasus “Goosile”

Aktipis memperkenalkan istilah “goosile”, gabungan dari kata goose (angsa) dan missile (rudal). 

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan situasi sulit dalam mengambil keputusan. Misalnya, saat seseorang di ruang kendali melihat titik mencurigakan di radar, ia harus menentukan apakah itu rudal yang berbahaya atau hanya seekor angsa.

“Masalahnya, dunia dipenuhi ambiguitas,” jelasnya. 

Ia menambahkan, “Kamu bisa lebih sering mengenali rudal, tapi risikonya adalah sering salah karena ternyata hanya angsa. Atau sebaliknya, kamu bisa menghindari salah mengira angsa sebagai rudal, tapi malah gagal mendeteksi rudal yang sebenarnya”.

Bangun Ketangguhan Lewat Rasa Ingin Tahu dan Kegiatan Sosial

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore