
Ilustrasi stres di masa apocalypse. (Pexels)
JawaPos.com – Pernahkah Anda merasa cemas melihat dunia yang terasa semakin tidak menentu?
Atau membayangkan bagaimana rasanya hidup di tengah situasi seperti dalam film-film apocalypse?
Krisis iklim, pandemi, hingga kemajuan teknologi seperti AI membuat banyak orang merasakan tekanan dan ketidakpastian yang mungkin mirip dengan suasana dunia yang sedang runtuh.
Mengutip dari The Harvard Gazette, Athena Aktipis, profesor psikologi dari Arizona State University, menawarkan panduan agar kita tetap tenang dan tangguh dalam menghadapi masa-masa sulit seperti ini.
Informasi adalah Kunci Meredakan Kecemasan
Dalam salah satu kelasnya di Harvard bertajuk A Field Guide to the Apocalypse, Aktipis menyampaikan bahwa mengumpulkan informasi dari berbagai sudut pandang dapat membantu mengurangi kecemasan berlebih.
“Intinya dalam mengelola stres di masa apokaliptik ini adalah mengumpulkan informasi agar kamu bisa mengetahui mana yang sebenarnya perlu dan tidak perlu dikhawatirkan,” ujar Aktipis.
Penting untuk memperhatikan semua indera saat menilai ancaman, berbicara dengan orang lain yang memiliki pengetahuan berbeda, dan tahu kapan harus berhenti mengumpulkan informasi.
“Jangan terjebak dalam lingkaran penilaian risiko,” tegasnya.
Belajar dari Ketidakpastian Lewat Kasus “Goosile”
Aktipis memperkenalkan istilah “goosile”, gabungan dari kata goose (angsa) dan missile (rudal).
Istilah ini digunakan untuk menggambarkan situasi sulit dalam mengambil keputusan. Misalnya, saat seseorang di ruang kendali melihat titik mencurigakan di radar, ia harus menentukan apakah itu rudal yang berbahaya atau hanya seekor angsa.
“Masalahnya, dunia dipenuhi ambiguitas,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Kamu bisa lebih sering mengenali rudal, tapi risikonya adalah sering salah karena ternyata hanya angsa. Atau sebaliknya, kamu bisa menghindari salah mengira angsa sebagai rudal, tapi malah gagal mendeteksi rudal yang sebenarnya”.
Bangun Ketangguhan Lewat Rasa Ingin Tahu dan Kegiatan Sosial

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
