
Jenazah korban ledakan amunisi kadaluarsa di Garut dilepas oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto untuk dimakamkan. (Puspen TNI)
JawaPos.com - Ledakan amunisi kadaluarsa yang terjadi di Garut, Jawa Barat (Jabar) pada Senin lalu (12/5) menyita perhatian publik. Koalisi Masyarakat Sipil mendorong Komisi I DPR segera membentuk tim independen untuk mengusut insiden yang menyebabkan 13 korban meninggal dunia.
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) termasuk salah satu dari delapan organisasi sipil yang mendorong pembentukan tim independen tersebut. Mereka menyatakan duka cita dan belasungkawa terhadap para korban meninggal dunia.
”Ini adalah tragedi dan ini harus diusut. Kegagalan mengusutnya sama saja dengan kegagalan negara untuk melindungi hak asasi manusia, yaitu hak hidup mereka yang menjadi korban,” ungkap M. Isnur dari YLBHI.
Isnur menyatakan bahwa YLBHI bersama organisasi sipil lainnya mendesak Komisi I DPR segera membentuk tim pencari fakta untuk menyelidiki tragedi tersebut. Bukan hanya untuk memastikan keluarga korban mendapatkan hak-hak mereka, pembentukan tim independen diperlukan agar kedepan hal serupa tidak terulang.
"Perlu ada pengawasan ketat atas peralatan mematikan seperti senjata, amunisi, maupun bahan peledak di lingkungan TNI,” imbuhnya.
Menurut Isnur, tanpa pengawasan yang ketat dan evaluasi menyeluruh dari DPR, insiden tragis dan mematikan seperti itu berpotensi terulang kembali. Untuk itu, koalisi juga meminta agar proses penanganan amunisi mulai dari produksi, distribusi, hingga pemusnahan harus patuh pada standar keamanan dan ditangani oleh profesional.
”Jika berulang dan ada pembiaran negara, maka sekali lagi, kejadian ini bisa tergolong pelanggaran hak asasi manusia, khususnya hak hidup, hak absolut yang tidak bisa dikurangi dalam kondisi apapun,” tegasnya.
Mabes TNI telah menyatakan duka cita mendalam dan memastikan proses investigasi atas insiden tersebut berjalan. Mereka juga berjanji bakal lebih ketat mengawasi proses pemusnahan amunisi.
”TNI berkomitmen mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan serta akan memperketat pengawasan kegiatan pemusnahan amunisi,” kata kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
