
PT Pegadaian Kanwil XI Semarang bersama Istana Kepresidenan Yogyakarta menggelar workshop “Pilar Emas Abdi Negara: Emas dan Masa Depanmu, Edukasi Finansial untuk Generasi Cerdas” di Yogyakarta.
JawaPos.com - PT Pegadaian Kanwil XI Semarang berkolaborasi dengan Istana Kepresidenan Yogyakarta menggelar workshop bertajuk “Pilar Emas Abdi Negara: Emas dan Masa Depanmu, Edukasi Finansial untuk Generasi Cerdas” di Kantor Istana Kepresidenan Yogyakarta, pada Kamis (08/05).
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pegawai Istana dengan tujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya dalam hal pemahaman dan pemanfaatan emas sebagai instrumen investasi keuangan.
Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Edy Purwanto, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas terjalinnya kerja sama ini. Ia menekankan pentingnya edukasi finansial di tengah perubahan zaman, terutama dalam hal pengelolaan dan investasi emas.
“Di era yang terus berubah dinamis, literasi keuangan terutama instrumen emas, menjadi kunci untuk membentuk generasi yang cerdas secara finansial. Melalui produk-produk seperti Tabungan Emas, Deposito Emas, Cicil Emas, dan Gadai Emas, Pegadaian membuka akses bagi masyarakat untuk menabung, berinvestasi, dan merencanakan masa depan emas tanpa rasa cemas,” ujar Edy.
Sebagai Bank Emas pertama di Indonesia, Pegadaian hadir sebagai pusat layanan keuangan berbasis emas yang terpercaya dan mudah diakses oleh masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap masyarakat dapat memahami bahwa emas bukan hanya sekadar aset, tetapi juga bagian dari strategi keuangan jangka panjang yang bijak.
Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian, Dwi Hadi Atmaka atau yang akrab disapa Aat, turut mengapresiasi dukungan dari pihak Istana Kepresidenan Yogyakarta dalam penyelenggaraan acara ini.
“Kami berharap kolaborasi semacam ini dapat terus terlaksana, serta menjadi gerakan bersama untuk menciptakan masyarakat yang lebih melek finansial. Semoga ini menjadi langkah awal bagi peserta dalam merancang masa depan finansial yang lebih cerah melalui edukasi dan pemanfaatan emas,” ujar Aat.
Sementara itu, Kepala Kantor Istana Kepresidenan Yogyakarta, Deni Mulyana, menyambut baik penyelenggaraan workshop ini dan mengapresiasi langkah Pegadaian dalam mengedukasi masyarakat.
“Emas ini memiliki harga yang relatif stabil dan bahkan cenderung meningkat. Sangat tepat jika dijadikan instrumen investasi, apalagi kini didukung oleh kebijakan nasional, termasuk penetapan Pegadaian sebagai promotor Deposito Emas yang menjadi salah satu Layanan Bank Emas Pegadaian yang telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto,” jelas Deni.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk membangun generasi Indonesia yang semakin melek finansial dan siap menghadapi masa depan dengan cerdas, sejalan dengan komitmen Pegadaian untuk mengEMASkan Indonesia untuk terus mendukung perekonomian masyarakat.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
