Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Mei 2025 | 01.46 WIB

Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan 350 Ribu Rumah Subsidi untuk Rakyat Kecil, Terbesar Sepanjang Sejarah

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat bertemu dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait di Jakarta. (Humas Pemprov Jatim)

JawaPos.com-Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait memastikan komitmennya dalam menghadirkan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan 350 ribu unit rumah subsidi di seluruh Indonesia, jumlah terbesar sepanjang sejarah perumahan nasional.

Hal itu diungkapkannya saat bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, serta sejumlah pimpinan organisasi buruh dan wartawan di Kantor Kementerian PKP RI, Jakarta, Selasa (6/5) malam.

"Pak Presiden meminta kami memprioritaskan rakyat kecil. Tahun ini, 350 ribu unit rumah subsidi disiapkan di seluruh Indonesia, terbesar sepanjang sejarah," ungkap pria yang biasa disapa Ara tersebut.

Sebanyak 20 ribu unit di antaranya akan dialokasikan untuk buruh, wartawan, dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Jawa Timur. Rumah subsidi tersebut akan diakses melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP TAPERA).

Dalam skema FLPP itu, calon penerima hanya perlu menyiapkan Uang Muka sebesar 1%, dengan bunga tetap 5% hingga pelunasan maksimal 20 tahun. "Ini adalah bentuk nyata dukungan pemerintah untuk memastikan semua masyarakat bisa memiliki hunian yang layak," tegasnya.

Selain pembangunan rumah baru, pemerintah juga menggandeng pihak swasta, seperti Lippo Group dan Ciputra Group, untuk merevitalisasi 500 unit rumah tunawisma di Malang dan Pasuruan. Program renovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menggerakkan ekonomi lokal.

"Kami ingin sektor perumahan menjadi pilar ekonomi yang kuat. Sektor ini bersentuhan langsung dengan industri semen, baja, dan bahan bangunan lainnya. Ini akan menggerakkan perekonomian dari bawah," tutur Ara. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore