
Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto menyampaikan keterangan kepada awak media pada Rabu (7/5). (Puspom TNI).
JawaPos.com - Aksi prajurit TNI di Koramil 1608-04/Woha dan Kodim 1608/Bima meringkus pengedar narkoba beberapa waktu lalu menuai sorotan. Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI pun buka suara atas hal itu. Dia menyebut, pihaknya tidak mungkin tinggal diam bila melihat tindak pidana di depan mata. Namun, dia juga memastikan bahwa proses hukum akan diserahkan kepada aparat berwenang.
”Dalam penanganan awal nggak apa-apa kami tangkap. Tetapi, kami melihat pelakunya siapa. Ya kalau memang dia orang sipil diserahkan kepada kepolisian ataupun kepada kejaksaan. Jadi, kita nggak akan membiarkan, biar saja itu bukan domain saya, tidak juga,” kata Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto pada Rabu (7/5).
Dalam konteks penangkapan tiga orang pengedar narkoba di Bima, Yusri berpandangan bahwa para prajurit TNI segera meringkus tiga orang tersebut karena tidak ingin mereka kabur. Sehingga mereka bertindak dan melakukan langkah-langkah awal dalam penegakan hukum. Namun proses hukum berikutnya diserahkan kepada instansi terkait lainnya.
”Dalam arti begini, kami penanganan awal, penangkapan itu kami nggak apa-apa. Meskipun itu orang sipil, nggak apa-apa kalau dia jelas melakukan tindakan kejahatan. Tapi, setelah itu dalam proses hukumnya ya kami serahkan kepada yang berwenang. Kalau orang sipil kami serahkan kepada polisi maupun kejaksaan,” imbuhnya.
Bahkan, sambung Yusri, dalam banyak kesempatan TNI juga berkoordinasi dan berkolaborasi dengan aparat kepolisian. Mereka bersama-sama menindak pelanggaran hukum. Jika memang tidak ada prajurit TNI yang terlibat, seluruh proses hukum diserahkan kepada aparat kepolisian. Sebab, mereka tidak bisa memproses hukum masyarakat sipil.
”Jadi, kalau memang kan kadang-kadang di wilayah kan disposisi satuan berbeda-beda ya. Kalau memang di situ ada mungkin satuan TNI, kemudian di situ ada polsek atau polres tentunya akan bersama-sama ya,” kata dia.
Sebelumnya, tiga orang pengedar narkoba diringkus oleh Koramil 1608-04/Woha dan Kodim 1608/Bima pada Kamis malam (1/5). Mereka meringkus tiga orang pengedar itu atas laporan dari masyarakat. Dalam keterangan resmi dari Mabes TNI, disampaikan bahwa laporan tersebut ditindaklanjuti dengan penggerebekan oleh para prajurit TNI.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
