Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Mei 2025 | 19.17 WIB

Menurut Primbon Jawa, Ini Alasan Mengapa Anda Perlu Memilih Hari Baik Sebelum Membangun Rumah

Menurut Primbon Jawa, Ini Alasan Mengapa Anda Perlu Memilih Hari Baik Sebelum Membangun Rumah (Freepik) - Image

Menurut Primbon Jawa, Ini Alasan Mengapa Anda Perlu Memilih Hari Baik Sebelum Membangun Rumah (Freepik)

JawaPos.com - Bagi masyarakat Jawa, rumah bukan sekadar tempat tinggal. Rumah adalah pusat kehidupan, tempat berteduh, tempat berkumpul, bahkan menjadi warisan yang sarat makna. Maka tak heran jika ada banyak aturan tak tertulis yang diwariskan dari generasi ke generasi, salah satunya adalah memilih hari baik untuk membangun rumah.

Menurut penjelasan dari salah satu video di kanal Youtube Sabdaning Ratu, dalam primbon Jawa, pemilihan hari pembangunan rumah bukan sembarangan. Ada metode hitung-hitungan berdasarkan hari dan pasaran yang disebut neptu. Neptu hari dan pasaran dijumlahkan, lalu hasilnya dibagi 4. Sisanya akan menunjukkan watak hari itu: tibo bumi, tibo janmo, tibo wono, atau tibo kapetakan.

Lalu, apa pentingnya memilih hari yang tepat? Pertama, mencegah musibah. Watak hari yang kurang baik dipercaya bisa membawa gangguan seperti pencurian, sakit-sakitan, bahkan kematian. Tentu kita semua berharap rumah yang dibangun menjadi sumber ketenangan, bukan sumber masalah.

Kedua, menarik keberkahan. Hari dengan watak tibo bumi dianggap sebagai hari penuh keselamatan dan kekuatan. Ini dipercaya dapat menarik keberuntungan dan suasana harmonis dalam rumah tangga.

Ketiga, menghormati kearifan lokal. Memilih hari baik bukan hanya soal percaya atau tidak, tetapi juga tentang menghargai warisan budaya. Tradisi ini adalah bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai yang dijaga leluhur selama ratusan tahun.

Contoh praktisnya, bila seseorang ingin membangun rumah di hari Senin Legi, yang neptunya berjumlah 9, maka hasil pembagian 9 : 4 menyisakan 1, jatuh pada tibo bumi. Ini adalah pilihan yang sangat dianjurkan. Tapi jika memilih hari seperti Kamis Kliwon dengan neptu 16, sisanya 4, maka akan jatuh pada tibo kapetakan, hitungan yang sebaiknya dihindari.

Akhirnya, semua usaha tetap bergantung pada kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Namun, menjaga ikhtiar dan memulai sesuatu dari landasan yang baik adalah bagian dari doa dan harapan agar segala sesuatunya berjalan lancar. Karena itu, memilih hari baik bukanlah hal klenik, melainkan bagian dari tradisi yang penuh makna.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore