
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengukuhkan komandan KRI Bung Hatta-370, Letkol Laut (P) Ramli Arif. (TNI AL).
JawaPos.com - KRI Bung Hatta-370 menambah kekuatan TNI AL. Oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, kapal perang jenis korvet tersebut ditempatkan di Satkor Komando Armada (Koarmada) II yang bermarkas di Surabaya, Jawa Timur.
Hal itu disampaikan oleh Laksamana Ali saat memimpin delivery ceremony KRI Bung Hatta-370 di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis (17/4). Dia menyampaikan bahwa keberadaan KRI Bung Hatta-370 dibutuhkan oleh jajaran Koarmada II.
”Kapal jenis Korvet ini dibutuhkan untuk memperkuat jajaran unsur kombatan yang siap beroperasi dalam rangka menjaga kedaulatan di wilayah kerja Koarmada II, khususnya dalam mengatasi eskalasi mendesak dari kejahatan di laut,” terang Laksamana Ali.
Sebagai komandan pertama di KRI Bung Hatta-370, Laksamana Ali menunjuk Letkol Laut (P) Ramli Arif untuk memimpin kapal perang tersebut. Letkol Arif adalah lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) ke-50 yang menuntaskan studi di akademi tersebut pada 2004 silam.
Laksamana Ali menyampaikan bahwa KRI Bung Hatta-370 merupakan bagian dari modernisasi kekuatan dalam rangka mendukung pencapaian tugas TNI AL. Dia menyatakan, kapal korvet tersebut merupakan produksi industri pertahanan (inhan) dalam negeri.
”Kapal ini merupakan kapal korvet produksi industri pertahanan dalam negeri batch ke-2 yang merupakan kelanjutan dari kapal korvet pertama KRI Bung Karno-369 yang telah lebih dulu memperkuat jajaran Satkor Koarmada I,” terang Ali.
Kapal korvet KRI Bung Hatta-370 merupakan kapal buatan dalam negeri yang dibangun selama 20 bulan oleh PT. Karimun Anugrah Sejati. Kapal tersebut akan bersanding dengan KRI Bung Karno-369 sebagai bagian dari jajaran kapal korvet milik TNI AL.
”Kapal ini memiliki sejumlah keunggulan yaitu dilengkapi 1 unit Meriam 57 mm yang dapat di-upgrade hingga 76 mm, serta 2 unit Meriam 20 mm. Selain itu, kapal ini kedepannya juga akan dipersenjatai dengan Surface to Air Missile (SAM), Surface to Surface Missile (SSM),” jelasnya.
Tidak hanya itu, KRI Bung Hatta-370 juga diperkuat dengan Torpedo System untuk peperangan anti permukaan, peperangan udara, dan peperangan bawah air yang akan dipasangkan oleh TNI AL melalui skema Fitted For But Not With (FFBNW). Kapal tersebut juga mampu mengemban misi peperangan elektronika.
”Karena dilengkapi dengan berbagai peralatan elektronika seperti R-ECM, R-ESM, dan lain-lain,” jelasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
