Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 April 2025 | 06.39 WIB

Misi Kemanusiaan TNI AU: 10,5 Ton Bantuan untuk Korban Gempa di Myanmar Telah Tiba

Bantuan sebanyak 10,5 ton dari Pemerintah Indonesia untuk korban gempa bumi di Myanmar sudah mendarat di Naypyidaw. (TNI AU) - Image

Bantuan sebanyak 10,5 ton dari Pemerintah Indonesia untuk korban gempa bumi di Myanmar sudah mendarat di Naypyidaw. (TNI AU)

JawaPos.com - Pesawat angkut berat C-130 Hercules milik TNI AU dengan nomor registrasi A-1331 dipastikan sudah berhasil melaksanakan misi kemanusiaan ke Myanmar. Pesawat itu sukses membawa bantuan sebanyak 10,5 ton dari Pemerintah Indonesia untuk korban gempa bumi di Myanmar. 

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI Ardi Syahri menyampaikan bahwa pesawat tersebut berasal dari Skadron Udara 33 Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin. Dia menyebut, pesawat angkut itu menjadi yang kedua mendaratkan bantuan dari Indonesia di Myanmar. 

”Pesawat yang diterbangkan oleh Pilot In Command (PIC) Letkol Pnb A. M. Averroes lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma, lalu transit di Lanud Sultan Iskandar Muda. Pukul 12.58 waktu setempat, pesawat mendarat dengan aman di Naypyidaw,” ungkap Ardi. 

Bantuan yang dibawa oleh pesawat tersebut terdiri atas satu unit truk dari Basarnas, 68 koli tenda pengungsi dari Kementerian Pertahanan, serta tiga ekor anjing pelacak dari Ditpolsatwa. Setibanya di Naypyidaw, seluruh bantuan diserahterimakan kepada otoritas setempat untuk langsung didistribusikan ke daerah terdampak gempa berkekuatan 7,7 skala richter tersebut. 

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menyampaikan bahwa pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas Pemerintah Indonesia terhadap masyarakat Myanmar yang terdampak gempa berkekuatan 7,7 skala richter. 

”Presiden Republik Indonesia telah telah memerintahkan untuk memberikan bantuan dari rakyat Indonesia kepada rakyat Myanmar, khususnya yang terdampak bencana gempa,” jelasnya. 

Sebagaimana telah disampaikan oleh Otoritas Myanmar, jumlah korban meninggal dunia pasca gempa bumi 7,7 skala richter Jumat pekan lalu (28/3) mencapai 2.600 orang. Angka tersebut masih mungkin akan bertambah. Mengingat laporan korban hilang juga banyak. Karena itu, Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan. Baik personel, logistik, maupun fasilitas kesehatan lapangan. 

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore