Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Maret 2025 | 19.55 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Komentari Petugas Aspal Jalan Hanya Diinjak-injak di Jalur Pantura Karawang

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan bakal menindak kawasan wisata lain di Puncak Bogor yang menyalahi aturan. (Instagram/Dedi Mulyadi). - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan bakal menindak kawasan wisata lain di Puncak Bogor yang menyalahi aturan. (Instagram/Dedi Mulyadi).

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menanggapi sebuah cuplikan video viral yang menampilkan sejumlah petugas tengah mengaspal jalan di Jalur Pantura, Karawang. Potongan video itu viral, karena aspal hanya digelar di jalan berlubang dengan diinjak-injak oleh petugas.

"Saya melihat tayangan video yang memperlihatkan seorang petugas menuangkan aspal ke lubang jalan di jalur jalan Pantura di Karawang, kemudian diinjak-injak memberikan argumentasi bahwa aspal itu adalah aspal dingin, bisa dilakukan dengan cara penuangan seperti itu," kata Dedi Mulyadi dalam unggahan pada akun media sosial Instagram, Rabu (26/3).

Dedi menyebut, petugas pengaspal jalan itu merupakan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), bukan dari Dinas PU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Sebab, yang dilakukan pengaspalan itu merupakan jalan lintas nasional.

"Perlu saya sampaikan bahwa unit kerja, satuan kerjanya di Kementerian PU, Pekerjaan Umum, jadi bukan dinas PU Pemprov Jabar. Karena itu jalannya jalan nasional," ucap Dedi.

Dedi menjelaskan, aspal memang terbagi menjadi beberapa jenis, ada aspal dingin dan panas. Namun, ia menegaskan cara menuangkan dan meratakannya tidak diinjak-injak seperti dalam video.

"Cara menuangkannya, kemudian cara meratakannya tidak diinjak-injak seperti itu juga, tetap harus dibilas, dengan alat yang sudah menjadi standar di Kementerian PU," ujar Dedi.

"Pekerjaan menuangkan aspal dingin itu juga biasa dilakukan di jalan tol, tetapi caranya tidak diinjak-injak, tetap caranya harus dibilas oleh mesin bilas yang berstandar sesuai dengan standar jalan itu sendiri," sambungnya.

Karena itu, Dedi mengingatkan agar peristiwa pengaspalan jalan yang tidak sesuai standar itu tidak lagi terulang. Hal ini penting, untuk menjaga infrastruktur lebih baik lagi.

"Semoga peristiwa itu tidak terjadi lagi, mari perbaiki kualitas infrastruktur di berbagai tempat di seluruh Pemprov Jabar, baik jalan nasional, jalan provinsi, maupun jalan kabupaten, serta jalan desa. Tetapi memang ada tingkatan dan kewenangannya, kalau jalan nasional tingkatannya adalah PU, Kementerian PU, jalan provinsi kewenangan Provinsi Jabar, jalan kabupaten kewenangan kabupaten dan kota, dan jalan desa kewenangan desa," pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore