Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 02.46 WIB

Banjir Parah di Grobogan! Tanggul Sungai Tuntang Jebol lagi, Ribuan Warga Terdampak

MENINJAU: Forkompimda Grobogan saat melakukan peninjauan lokasi banjir di Dusun Mintreng Desa Baturagung Kecamatan Gubug. (Pudalops Grobogan untuk Radar Kudus) - Image

MENINJAU: Forkompimda Grobogan saat melakukan peninjauan lokasi banjir di Dusun Mintreng Desa Baturagung Kecamatan Gubug. (Pudalops Grobogan untuk Radar Kudus)

 
JawaPos.com – Bencana banjir kembali menerjang Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, setelah tanggul Sungai Tuntang jebol untuk keempat kalinya tahun ini. Jebolnya tanggul terjadi pada Minggu (9/3) sekitar pukul 10.00 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan Tuntang, Salatiga, dan sekitarnya. 
 
Dilansir dari Radar Kudus (JawaPos Group), Kabid Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Grobogan Masrican menjelaskan, sebelumnya, pihaknya sudah terdeteksi kebocoran kecil di empat titik. Namun kali ini tanggul ambruk dengan lebar 25-30 meter setelah mulai rembes sejak pukul 07.00 WIB.
 
“Jebolnya tanggul berdampak luas, termasuk ke Desa Ringinkidul yang bersebelahan. Saat ini, kami telah mengevakuasi sekitar 50 warga ke Gereja Ringinkidul,” ujarnya, Minggu (9/3).
 
Bupati Grobogan Setyohadi turun langsung ke lokasi bencana. Ia mengimbau warga sekitar tanggul untuk segera mengungsi, terutama lansia, ibu hamil, dan anak-anak. Namun, banyak warga masih enggan meninggalkan rumah mereka meski banjir semakin meluas.
 
Selain Desa Baturagung dan Ringinkidul, banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang juga merendam beberapa wilayah lain di Kecamatan Gubug.
 
Di Desa Penadaran, ketinggian air mencapai 50-100 cm, berdampak pada sekitar 400 kepala keluarga. Sementara di Desa Papanrejo, jalur kereta api lintas 32+6/7 terpaksa ditutup sementara akibat rembesan air.
 
Tak hanya Sungai Tuntang, tanggul Sungai Kliteh di Kecamatan Tegowanu juga jebol selebar lima meter di Desa Sukorejo. Meski demikian, kondisi di sana mulai berangsur surut.
 
Diketahui, hujan deras pada Jumat-Sabtu kemarin menyebabkan luapan air dari hulu Sungai Lusi dan Sungai Glugu. Data BPBD Grobogan mencatat, banjir telah merendam 21 desa di enam kecamatan, yakni Toroh, Purwodadi, Tawangharjo, Kedungjati, Gubug, dan Tegowanu. Total warga terdampak mencapai 2.174 kepala keluarga atau sekitar 7.065 jiwa.
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore