Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Maret 2025 | 16.17 WIB

Mudik Lebaran Sebentar Lagi, Ini Strategi Korlantas Polri Agar Terhindar dari Potensi Macet, Dari One Way hingga Diskon Tol

Diskon tarif tol akan berlaku dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang pada arus mudik. (Dok. Jasa Marga)

JawaPos.com - Pekan pertama Ramadhan tahun ini sudah terlewati, mudik semakin dekat. Untuk memastikan arus mudik berjalan lancar, Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai strategi. Agar perjalanan mudik terhindar dari potensi macet, simak beberapa hal yang akan dilakukan oleh aparat kepolisian selama Operasi Ketupat 2025. 

Puncak Arus Mudik H-3 Idul Fitri atau 28, 29, dan 30 Maret 2024

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa besar kemungkinan puncak arus mudik terjadi H-3 Idul Fitri 1446 Hijriah atau pada 28-30 Maret 2025. Selama tiga hari tersebut, volume kendaraan yang melintas ke daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur diprediksi akan meningkat signifikan. 

One Way Nasional di Jalan Tol Trans Jawa Selama Puncak Arus Mudik 

Peningkatan volume kendaraan selama puncak arus mudik akan diimbangi dengan strategi rekayasa lalu lintas yang dilakukan berdasar diskresi kepolisian. Mereka akan melihat traffic counting di beberapa gerbang tol sebelum memutuskan implementasi strategi rekayasa lalu lintas. Salah satu yang sudah dipersiapkan adalah one way nasional di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa.

”Bila terjadi puncak arus mudik yang biasanya terjadi H-3 Idul Fitri, kami akan melakukan one way yang namanya one way nasional,” kata Irjen Agus. 

Contraflow dan Buka Tutup Arus di Beberapa Jalur

Strategi rekayasa lalu lintas contraflow dan buka tutup arus lalu lintas juga akan dilakukan oleh aparat kepolisian bila situasi mendesak. Mereka memerhatikan betul setiap perkembangan situasi dan kondisi di lapangan. Prioritas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 adalah keamanan dan keselamatan pemudik selama berada di perjalanan.

Operasional Dua Jalan Tol Secara Fungsional di Jawa

Pemerintah bersama aparat kepolisian akan mengoperasikan dua jalan tol secara fungsional. Pertama Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan dan Jalan Tol Solo-Jogja. Kedua tol fungsional itu diyakini dapat membantu mengurai arus kendaraan secara efektif. Jalan Tol Japek II Selatan misalnya, bisa mengalirkan seribu kendaraan per jam. 

Pembatasan Operasional Angkutan Barang dan Kendaraan Sumbu Tiga

Operasi Ketupat 2025 akan berlangsung mulai 26 Maret-8 April 2025. Selama operasi tersebut berjalan, pemerintah dan aparat kepolisian sepakat membatasi operasional angkutan barang, terutama kendaraan sumbu tiga ke atas. Hanya angkutan barang yang membawa bahan pokok dan BBM yang diperbolehkan beroperasi, di luar itu, angkutan barang diminta tidak masuk jalan tol dan jalur arteri.

Tak Ada Tiket Eksekutif di Pelabuhan Merak Mulai H-5 Idul Fitri

Operator kapal penyeberangan antar pulau memberlakukan aturan khusus selama musim mudik, utamanya sejak H-5 Idul Fitri. Mereka tidak akan menyediakan tiket eksekutif. Semua penumpang akan menggunakan tiket reguler. Mereka juga akan menggunakan tujuh dermaga yang tersedia untuk memastikan pelayanan terhadap pemudik berjalan maksimal. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore