JawaPos.com - Anggota Komisi X DPR RI fraksi Partai Gerindra, Ahmad Dhani, angkat bicara terkait naturalisasi pemain sepak bola tim nasional (Timnas) Indonesia. Pentolan band Dewa 19 itu mengusulkan sesuatu yang unik, yakni naturalisasi pesepakbola yang sudah berusia tua untuk menikah dengan warga negara Indonesia (WNI).
Hal itu disampaikan Dhani saat rapat Komisi X terkait persetujuan pemberian status WNI terhadap tiga pesepakbola keturunan Indonesia. Ketiga atlet tersebut di antaranya Emil Audero Mulyadi, Dean Ruben James, dan Joey Mathijs Pelupessy.
Dhani menyatakan, dirinya sangat setuju adanya pemain naturalisasi. Namun, ia menyarankan bahwa pemain di atas usia 40 tahun bisa dijodohkan dengan perempuan Indonesia.
"Naturalisasi, tidak harus itu pemain. Bisa juga, misalnya, pemain-pemain bola yang sudah di atas usia 40, itu bisa juga kita naturalisasi pemain bola yang hebat, lalu kita jodohkan dengan perempuan Indonesia. Nah, anaknya itu yang kita harapkan menjadi pemain bola yang bagus juga," kata Dhani di ruang rapat Komisi X DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (5/3).
Dhani menyarankan, usulan itu bisa digunakan untuk mengurangi pemain dengan ras Eropa. Ia berharap, jika pemain naturalisasi menikah dengan perempuan WNI, maka nanti anaknya bisa dibina oleh pemerintah.
"Nah, anaknya itu yang kita harapkan menjadi pemain bola yang bagus juga," ungkap Dhani.
Suami dari Mulan Jamela itu mengakui bahwa sarannya memang unik. Karena itu, ia meminta agar pesepakbola yang sudah umur bisa dicarikan jodoh dengan wanita Indonesia.
"Ini pemikirannya agak out of the box, Pak Erick, tapi bisa dianggarkan untuk 2026 programnya. Jadi pemain bola di atas 40 tahun yang mau dinaturalisasi dan mungkin yang duda, kita carikan jodoh di Indonesia, Pak," ujar Dhani.
Lebih lanjut, Dhani juga menyinggung pemain dari Arab hingga Aljazair untuk bisa dinaturalisasi juga. Namun, ia mengingatkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk mengkaji usulannya itu.
"Jadi kemungkinan ada pemain Arab, Algeria, atau Aljazair, atau yang mana, mungkin Maroko, banyak pemain jago-jago, mungkin yang sudah tua, kita naturalisasi, Pak. Carikan istri di sini, lalu anaknya kita bina, Pak. Itu pasti yakin hasilnya akan lebih baik karena dia Indonesian born," pungkasnya.