
Contraflow di jalan Tol Jakarta-Cikampek. (ANTARA/HO-Jasa Marga)
JawaPos.com - Arus balik libur Lebaran 2023 semakin padat. Untuk mengurai kemacetan di ruas tol Jakarta-Cikampek, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan buka tutup contraflow.
"Untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu-lintas kendaraan arus balik Idul Fitri 1444 Hijriah di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, atas diskresi dari pihak Kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) berlakukan buka tutup contraflow secara situasional dari KM 70 s.d KM 47 arah Jakarta Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak pukul 15.40 WIB," kata VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo dalam keterangan tertulis, Senin (24/4).
Ria mengatakan, saat ini PT JTT mengoptimalkan pelayanan transaksi di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan mengoperasikan total 24 gardu tol arah Jakarta dari kondisi normal 15 gardu tol. Adapula penyiagaan tambahan 30 unit mobile reader untuk meningkatkan kapasitas transaksi.
"PT JTT juga mengimbau kepada pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol. Pastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kerumunan atau kepadatan di rest area," jelasnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah diprediksi terjadi pada 24-25 April 2023. Sejumlah rekayasa lalu lintas pun siap diberlakukan untuk mengurai kepadatan pemudik.
Sigit mengatakan, arus mudik maupun balik tahun ini memiliki tantangan yang lebih berat untuk petugas. Sebab, angka pemudik tahun ini menjadi yang paling tinggi sejak periode mudik 2019 lalu.
"Perlu dilakukan langkah-langkah untuk melakukan rekayasa, untuk pengaturan di jalur tol maupun arteri," kata Sigit.
Rekayasa lalu lintas yang disiapkan petugas yakni one way, dan contra flow di jalan tol. Ada pula rencana penerapan ganjil genap di tol apabila volume kendaraan terus meningkat.
"Ini akan diberlakukan agar beban jalan pada puncak arus balik bisa kita urai, distribusikan, karena memang beban 24-25 puncak arus balik memang harus diurai kalau tidak stuck karena bbenan terkait luas jalan ini memang beban yang ada melampaui kapasitas baik tol maupun arteri," imbuhnya.
Untuk one way direncanakan diterapkan seperti saat arus mudik. Yakni dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai dengan KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama. Adapun waktu pemberlakuannya akan disesuaikan dengan pemantauan volume kendaraan yang melintas.
"Apabila harus dilkajukan one way sampai mengarah ke Jakarta kami mempersiapkan dari KM 70 kemudian 36, sampai 3+500, termausk contraflow kita sesuaikan dengan hitungan yang ada di Jasa Marga untuk pemantauan terkait volume kepadatan lalu lintas," pungkas Sigit.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
