JawaPos.com - YouTuber Atta Halilintar dikaitkan dengan robot trading ATG dalam kasus yang menjerat Wahyu Kenzo. Tidak sendiri, dia dikaitkan dengan platform tersebut bersama sejumlah publik figur lainnya yaitu Raffi Ahmad, Rian D'Masiv, Stefan William, Judika, dr. Tirta, Gus Miftah dan H. Faisal.
Disinggung terkait hal tersebut, Atta Halilintar memastikan bahwa dirinya tidak ada kaitan dalam kegiatan bisnis Wahyu Kenzo yang kini sedang bergulir di kepolisian. Suami Aurel Hermansyah itu menegaskan tidak pernah ikut terlibat dalam aktivitas bisnis bodong yang merugikan banyak orang.
"Ikut robot trading kayak gitu aku nggak pernah," kata Atta Halilintar saat ditemui di bilangan Pakubuwono Jakarta Selatan, Kamis (13/4).
Menantu Anang Hermansyah menduga dirinya dikaitkan dalam robot trading ATG dalam kaitannya sebagai publik figur diundang ke acara untuk mempromosikan sebuah produk. Jika hal ini yang dimaksud, menantu Anang Hermansyah tersebut memang mengakuinya.
Menurut Atta Halilintar, bila ada pekerjaan dalam kaitan dirinya sebagai publik figur, maka pasti akan diterimanya dengan ketentuan yang berlaku secara profesional. Atta Halilintar mengatakan, tidak mungkin dirinya menanyakan soal asal usul uang dari perusahaan kepada pihak pengundang.
"Misalnya ada acara mulai dari penyanyi, YouTuber, influencer, diundang buat promoin susu. Kita diundang profesional saja. Nggak mungkin juga kita tanya ini uangnya dari mana," kata Atta Hlilintar.
Sebelumnya, pengacara korban robot trading ATG, Zainul Arifin, menyebut bahwa Raffi Ahmad bersama sejumlah publik figur lainnya terseret dalam permasalahan setelah ia menjadi brand ambassador atau ikut mempromosikan produk perusahaan milik Wahyu Kenzo dan istrinya.
"Ada 8 publik figur yang diduga terlibat memiliki hubungan dengan Wahyu Kenzo dan juga terlibat menerima uang hasil kejahatan," kata Zainul Arifin di Bareskrim Polri, Selasa (11/4).
Delapan publik figur dimaksud antara lain Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Stefan William, Rian D'Masiv, Judika, dr. Tirta, H. Faisal, dan Gus Miftah. Zainul meminta sejumlah publik figur tersebut kooperatif membantu para korban dengan cara mengembalikan dana yang telah diberikan oleh Wahyu Kenzo. Dengan harapan dana tersebut dikembalikan kepada para korban.
"Seperti halnya kasus Ivan Gunawan, dia jadi brand ambassador DNA Pro. Dia mengemballikan uang itu sehingga dianggap memiliki itikad baik," jelasnya.