Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menggelar konferensi pers Launching Desk Ketenagakerjaan Polri T.A 2025 di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya merespons cepat setiap aduan dari masyarakat. Dia tidak ingin aduan tersebut viral. Untuk memastikan hal itu, orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut disarankan membuat akun-akun resmi di media sosial untuk menampung berbagai aduan.
Arahan tersebut disampaikan oleh Jenderal Sigit dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri pada Jumat (31/1). Kegiatan itu merupakan lanjutan dari Rapim TNI-Polri yang sudah dilaksanakan sehari sebelumnya (30/1). Menurut Sigit, respons cepat aduan masyarakat adalah salah satu bagian upaya Polri untuk memperbaiki diri. Itu sesuai dengan perintah yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
”Oleh karena itu, tentunya kita harus terus meningkatkan hal-hal yang menjadi perhatian masyarakat. Respon cepat terhadap pengaduan-pengaduan yang masuk, baik yang berada di pengaduan-pengaduan para pejabat utama Mabes (Polri maupun jajaran),” terang dia.
Agar lebih cepat dan efektif, Jenderal Sigit menyarankan seluruh pimpinan satuan kerja (satker) Mabes Polri, para kapolda, sampai para kapolres untuk membuat akun resmi di media sosial. Tujuannya agar masyarakat bisa mengadu lebih cepat. Tidak hanya lewat kantor polisi, sambungan telepon, dan kanal-kanal aduan lainnya. Melainkan juga bisa melalui media sosial.
”Saya harapkan rekan-rekan juga membuat akun untuk melayani pengaduan, baik para kapolda, kemudian para kasatker, sampai dengan para kapolres. Sehingga kemudian setiap ada peristiwa, ada kejadian, itu bisa langsung dijawab oleh akun resmi dan tidak menunggu viral. Karena setelah lewat dua hari, tiga hari, kecenderungannya akan menjadi viral,” ungkap Sigit.
Kapolri ingin seluruh jajarannya cepat menjawab dan merespons. Memastikan aduan dari masyarakat, apapun itu, ditindaklanjuti. Sigit menyampaikan bahwa hal itu tidak bisa hanya diserahkan kepada Mabes Polri. Harus ada keterlibatan seluruh jajaran Polri. Sehingga langkah-langkah yang dilakukan oleh Polri serentak. Tidak hanya dilakukan satu atau dua pihak.
”Oleh karena itu, tentunya itu harus melakukan respons cepat, penanganannya harus cepat, dan kemudian langkah-langkahnya juga diinformasikan kepada masyarakat. Sehingga kemudian terlihat bahwa Polri mengambil langkah-langkah dan tidak membiarkan,” kata dia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
